Jakarta, CNBC Indonesia - Goldman Sachs terseret Epstein Files. Ini terkait pengacara bank investasi itu, Kathryn Ruemmler.
Perlu diketahui, Epstein Files merujuk ke tiga juta halaman dokumen mendiang Jeffery Epstein, pelaku investor sekaligus terdakwa pelecehan seksual dan perdagangan wanita asal Amerika Serikat (AS), yang tewas bunuh diri tahun 2019. Dokumen itu dikeluarkan Departemen Kehakiman AS (DOJ), berisi email, foto dan video kedekatan Epstein dengan banyak tokoh dan pesohor dunia.
Mengutip The Financial Times dan CNBC International, Jumat (13/2/2026), Ruemmler mengumumkan pengunduran dirinya, Kamis malam waktu AS. Ia mengatakan akan secara resmi meninggalkan Goldman Sachs pada akhir Juni mendatang.
Keputusan ini diambil setelah serangkaian pemberitaan media yang menyoroti dokumen-dokumen terkait percakapan email antara mantan penasihat Gedung Putih tersebut dengan sang predator seks Selama ini, selama berbulan-bulan, Goldman Sachs telah membela Ruemmler, yang telah menjadi penasihat utama CEO Goldman David Solomon sejak bergabung pada tahun 2020.
Foto: Kathy Ruemmler di acara "Meet the Press" NBC pada Juni 2014. (Dok. NBC/William B. Plowman/File Foto)
"Saya membuat keputusan bahwa perhatian media terhadap saya, terkait pekerjaan saya sebelumnya sebagai pengacara pembela, telah menjadi gangguan," kata Ruemmler dalam keterangannya kepada The Financial Times pada Kamis (12/2/2026) waktu setempat.
"Sejak saya bergabung dengan Goldman Sachs enam tahun lalu, merupakan kehormatan bagi saya untuk membantu mengawasi masalah hukum, reputasi, dan regulasi firma ini; meningkatkan proses manajemen risiko kami yang kuat; dan memastikan bahwa kami hidup dengan nilai inti integritas kami dalam segala hal yang kami lakukan," ujar Ruemmler dalam pernyataan di CNBC International.
Ia juga menekankan bahwa keputusannya untuk mundur adalah demi kepentingan perusahaan yang lebih besar. Pengunduran diri ini secara resmi telah disampaikan kepada pucuk pimpinan tertinggi Goldman Sachs.
"Tanggung jawab saya adalah mengutamakan kepentingan Goldman Sachs. Hari ini, dengan menyesal saya telah menginformasikan David Solomon mengenai niat saya untuk mengundurkan diri sebagai Chief Legal Officer dan General Counsel Goldman Sachs per 30 Juni 2026," tambah Ruemmler.
Menanggapi hal tersebut, CEO Goldman Sachs David Solomon memberikan apresiasi atas kontribusi Ruemmler selama ini. Solomon menyatakan bahwa Ruemmler telah memberikan nasihat hukum yang sangat berharga bagi perusahaan di berbagai situasi sulit.
"Selama masa jabatannya, Kathy telah menjadi penasihat umum yang luar biasa, dan kami berterima kasih atas kontribusinya serta nasihatnya yang tepat mengenai berbagai masalah hukum penting bagi firma ini," ungkap Solomon dalam sebuah pernyataan resmi.
Solomon juga menyatakan rasa kehilangan atas mundurnya Ruemmler. Namun ia tetap menghormati keputusan pribadi anak buahnya tersebut.
"Sebagai salah satu profesional paling berprestasi di bidangnya, Kathy juga telah menjadi mentor dan teman bagi banyak orang di perusahaan kami, dan dia akan dirindukan. Saya menerima pengunduran dirinya, dan saya menghormati keputusannya," jelas Solomon.
Pengumuman pengunduran diri ini muncul hampir seminggu setelah The Wall Street Journal melaporkan bahwa Ruemmler adalah satu dari tiga orang yang dihubungi Epstein pada 6 Juli 2019. Panggilan tersebut dilakukan Epstein sesaat setelah ditangkap oleh otoritas federal atas tuduhan perdagangan seks anak di sebuah bandara di New Jersey.
Laporan tersebut mengutip catatan tulisan tangan penegak hukum mengenai komentar yang dibuat Epstein di dalam kendaraan FBI setelah penangkapannya. Catatan-catatan itu termasuk di antara dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman pada akhir Januari lalu.
Artikel berita lainnya juga merinci email dan dokumen yang menunjukkan bagaimana Epstein memberikan hadiah kepada Ruemmler berupa tas Hermes dan barang mewah lainnya, seperti dompet Fendi, kunjungan spa, kartu hadiah Bergdorf Goodman, hingga bunga. Dalam satu kesempatan, sebuah email menunjukkan Ruemmler berterima kasih secara emosional dan memanggilnya dengan sebutan "Paman Jeffrey".
Ruemmler merupakan pengacara pembela kasus kerah putih di firma hukum Latham & Watkins selama tahun-tahun perkenalannya dengan Epstein, yang dimulai pada 2014. Sebuah email pada 14 Agustus 2014 menunjukkan bagaimana Epstein memintanya untuk mewakili kliennya, Bank Edmond de Rothschild.
"Mereka memiliki masalah dengan Departemen Kehakiman... seperti setiap bank Swiss lainnya," tulis Epstein kepada Ruemmler saat itu.
Ruemmler kemudian mengambil bank tersebut sebagai klien untuk firma Latham. Meski demikian, Ruemmler secara konsisten menegaskan bahwa dia tidak pernah secara langsung mewakili Epstein sebagai pengacara pribadinya. Epstein sendiri tewas bunuh diri di penjara federal New York beberapa minggu setelah penangkapannya pada 2019.
(tps/sef)
[Gambas:Video CNBC]

















































