Jakarta -
Polisi telah memeriksa pria yang diduga melakukan pelecehan terhadap anjing pom atau pomeranian di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi melibatkan ahli dalam menindaklanjuti kasus tersebut.
"Sudah diperiksa, lagi proses pemberkasan. Kemudian, ada keterangan ahli juga, lagi dilengkapi. Ini kan korbannya hewan, jadi ada pemeriksaan pemeriksaan oleh dokter hewan terkait kondisi hewan tersebut," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Agta Wijaya saat dihubungi, Jumat (12/6/2026).
Agta belum bisa membeberkan alasan pelaku melakukan perbuatannya tersebut. Polisi berkoordinasi dengan kedokteran akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau status pelaku, kan baru kemarin pas kejadian itu langsung kita periksa yang bersangkutan, nanti juga mungkin ada rekomendasi pemeriksaan kejiwaan," ujarnya.
Agta menambahkan, polisi juga akan melakukan gelar perkara kasus tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman.
"Belum bisa kita simpulkan kita main pemberkasan dulu, persiapan naik sidik. Nanti mungkin kalau ada unsur pidananya terlepas ada terkait masalah kejiwaannya, kalau memang bisa naik tersangka kita akan proses lebih lanjut. Kalau kita simpulkan sekarang, kita masih butuh hasil kejiwaan pemeriksaan korban hewan dan lainnya," jelasnya.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, dinarasikan bahwa peristiwa terjadi di sebuah kafe. Pria tersebut merupakan pengunjung yang mulanya bermain dengan anjing itu.
Pelaku berkaus merah itu disebut mengeluarkan kemaluannya di depan anjing yang diberi nama 'Sissy'. Si pelaku kemudian melakukan perbuatan tidak senonoh yang mengarah ke pelecehan terhadap anjing tersebut.
Pemilik anjing yang memergoki ulah pelaku itu dan menghentikan kejadian tersebut. Pelaku kemudian membawanya ke Polsek Penjaringan.
(wnv/mea)

















































