Cegah Banjir, Pemprov Banten Pasang Pintu Otomatis Bendung Sarakan Tangerang

1 week ago 4
Jakarta -

Pemprov Banten memasang pintu otomatis di Bendung Sarakan, Sungai Cirarab, Kabupaten Tangerang. Pemasangan tujuh pintu otomatis ini dilakukan untuk menangani banjir di bagian hulu Sungai Cirarab.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pemasangan pintu air tersebut didanai oleh APBD Provinsi Banten 2025. Anggaran yang dikeluarkan untuk proyek itu sekitar Rp 5 miliar.

Andra menyebut beberapa waktu lalu daerah di hulu sungai seperti Gelam, Perumahan Villa Total, dan sekitarnya mengalami banjir. Dengan adanya pintu air ini, Andra berharap banjir akan segera surut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah, kita lihat ya, tadi kita buka (pintu airnya), baru berapa menit yang lalu debit airnya berkurang," kata Gubernur Banten Andra Soni, Selasa (24/2/2026).

Menurut Andra, saat ini sedang dilakukan normalisasi Sungai Cirarab untuk pengerukan sungai. Proses pengerukan dikerjakan dari hulu hingga hilir oleh Pemprov Banten, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.

"Nah, tinggal ke hilir kurang lebih sekitar ke lautnya, kurang lebih 7 kilometer. Tapi saya dapat informasi sedimen berbentuk pulau-pulau juga banyak. Nah, kita akan koordinasi dengan balai ya, bahwa ini harus kita tangani dan ini harus ditangani jangka pendek," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Arlan Marzan mengatakan sebelumnya pintu air rusak dan macet. Beberapa petani membendung air sungai dengan kayu.

"Dulu konstruksinya sudah rusak, sehingga waktu itu masyarakat menutup manual dengan kayu besar supaya airnya naik kemudian masuk ke sawah," katanya.

Arlan menyebut, pada tahun 2024 masyarakat tidak mencabut penghalang kayu tersebut sehingga banjir meluas di sekitar Bendung Sarakan.

"Mungkin pada saat musim hujan di akhir 2024 itu lupa membuka kembali sehingga berdampak pada banjir yang cukup meluas. Maka pada tahun 2025 kita memprioritaskan untuk dibangun dengan menggunakan alat otomatis," katanya.

Simak juga Video: Pramono Mau Buat 'Giant Mangrove Wall' untuk Cegah Banjir Rob

(aik/rfs)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |