Sejumlah warga memanen ikan-ikan di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten. Ikan-ikan tersebut dalam kondisi 'mabuk' setelah Cisadane tercemar limbah pabrik kimia yang kebakaran.
"Karena ada kejadian ikan ditangkap, ada imbauan ikan jangan dikonsumsi dulu," kata Kalak BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, Selasa (10/2/2026).
Tim BPBD Kota Tangerang sempat menelusuri kembali Cisadane pada hari ini. Tampak masih ada ikan mengambang di permukaan air Cisadane.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisinya sudah aman, tapi ada kondisi oksigen yang kekurangan yang memang kurang dari batas idealnya," katanya.
Ikan-ikan di Sungai Cisadane ditemukan mengapung karena air masih tercemar bekas limbah kebakaran pabrik pestisida. (Dok. BPBD Kota Tangerang)
BPBD Kota Tangerang juga menemui warga sekaligus komunitas di sekitar Cisadane. Petugas kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan hasil tangkapan dari Cisadane yang sempat tercemar limbah pabrik pestisida.
"Mewaspadai dan tidak mengonsumsi dahulu ikan-ikan yang berasal dari Cisadane demi kebaikan, keamanan, keselamatan, sampai nanti mungkin beberapa saat ke depan kondisinya sudah cukup baik dan aman," ucapnya.
"Walaupun ada yang dapat menangkap atau juga mungkin ada yang jual murah, lebih baik kita hindari karena kekhawatirannya, ada kemungkinan berdampak pada kesehatan yang mengkonsumsi, masih cukup mengkhawatirkan," tambahnya.
Ikan-ikan mengapung di Sungai Cisadane mayoritas ikan sapu-sapu. Ikan air tawar lainnya sudah banyak 'dipanen' warga kemarin. (Dok. BPBD Kota Tangerang)
Pabrik Kimia Kebakaran Cemari Cisadane
Sebelumnya, aliran Sungai Jaletreng, Tangerang Selatan (Tangsel), tiba-tiba berubah warna menjadi putih. Rupanya hal itu merupakan dampak kebakaran gudang pabrik pestisida yang terjadi di Kecamatan Setu.
Dari video yang beredar, aliran Sungai Jaletreng sudah dalam kondisi berwarna putih dan viral di media sosial.
"Betul. Akibat dari kebakaran di pergudangan Taman Tekno," kata Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya saat dihubungi, Senin (9/2).
Peristiwa tersebut dilaporkan pada pukul 04.30 WIB pagi tadi. Peristiwa itu diketahui oleh petugas sekuriti yang saat kejadian tengah berpatroli di lokasi kejadian. Setelah mendapatkan laporan, petugas damkar bergegas ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan penyelidikan sementara, kebakaran terjadi lantaran dipicu masalah kelistrikan. Dhady memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian masih dihitung.
(jbr/mei)
















































