Bogor -
Banjir yang melanda dua desa di Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, sudah surut sejak kemarin. Sisa lumpur yang terbawa aliran air masih ada di beberapa titik.
Pantauan detikcom di salah satu desa, yakni Desa Cijayanti, Bogor, Jumat (13/2/2026), sejumlah warga tampak membersihkan sekitar rumahnya dari sisa-sisa lumpur. Mereka menggunakan peralatan sederhana.
Sejumlah bangunan rumah warga yang rusak akibat banjir ada yang belum diperbaiki. Bantuan dari berbagai instansi telah hadir sejak kemarin. Bantuan itu berupa paket makanan, air bersih, hingga pemeriksaan kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang terdampak juga masih menempati rumahnya. Sementara itu, tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka atas kejadian tersebut.
Normalisasi Akan Dilakukan
Sebelumnya, banjir menerjang sejumlah desa di Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkap penyebab banjir tersebut.
"Cijayanti itu, setiap hujan deras, air meluap, lalu masuk ke jalan. Maka beberapa alat berat milik Dinas PUPR sudah kita geser ke waduk atau situ," kata Rudy kepada wartawan, Jumat (13/2).
Dia mengatakan pihaknya berupaya melakukan penanganan awal untuk mencegah banjir terulang lagi. Dia menyebut normalisasi sungai dan situ akan dilakukan.
"Walaupun kewenangan ada di BBWS, karena menyangkut keselamatan orang banyak, maka kami Pemkab Bogor mengambil alih apa yang bisa kami lakukan terlebih dahulu," ucapnya.
Dia mengatakan hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di Bogor. Dia mengatakan drainase yang tersumbat juga akan diperbaiki.
"Sehingga kita lakukan normalisasi beberapa sungai dan situ, sehingga pada saat beberapa hari ke depan intensitas hujan masih tinggi, meminimalkan terjadinya banjir kembali. Termasuk drainase, membuka drainase yang tertutup dan tersumbat, tidak hanya di Babakan Madang," tuturnya.
(rdh/zap)

















































