AS Curiga Ada Pengkhianat Menyusup ke China, Curhat ke Belanda

6 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) mengungkapkan ada pengkhianat yang diam-diam menyusup ke China. Hal ini merujuk ke entitas yang melakukan pelanggaran sanksi ekspor AS dan tetap berbisnis dengan China. 

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyampaikan kecurigaan tersebut dalam sejumlah pertemuan bersama pemimpin senior perusahaan Belanda.

Bloomberg melaporkan Lutnick telah mengatakan kepada perusahaan alat pembuat chip asal Belanda, ASML, yang dikenal dekat dengan AS. Dikhawatirkan, salah satu mesin canggih ASML, yakni EUV, telah sampai ke China.

ASML membantah kekhawatiran tersebut dan memastikan tidak mengirimkan alat ke China. Produsen chip juga mengatakan alatnya membutuhkan perawatan khusus dari karyawan perusahaan.

Litografi EUV atau extreme ultraviolet merupakan alat untuk mencetak sirkuit chip kecil. Ukuran alat sebesar bus sekolah dengan berat mencapai 180 ton.

"ASML tidak pernah mengirimkan mesin EUV ke China dan tidak pernah mengirimkan komponen modul atau peralatan apapun yang didesain khusus untuk digunakan dalam mesin EUV ke China," kata juru bicara ASML dalam keterangan resminya kepada Bloomber, dikutip dari Reuters, Jumat (19/6/2026).

Sementara itu, baik Departemen Perdagangan AS, ASML, hingga Gedung Putih tidak segera memberikan komentar.

Sebelumnya, Reuters pernah melaporkan pada Desember lalu jika para ilmuwan China melakukan Proyek Manhattan dengan mengembangkan prototipe mesin EUV. Pembangunan alat dilakukan dengan tim mantan engineer ASML.

Sumber yang dikutip oleh Reuters mengatakan mesin buatan China telah beroperasi serta berhasil menghasilkan sinar extreme ultraviolet. Namun saat itu belum menghasilkan chip yang bisa berfungsi.

April lalu, CEO ASML Christophe Fouquet mengatakan China butuh waktu lama mengembangkan teknologi itu. Namun dengan adanya prototipe itu kemungkinan China bisa mencapai kemandirian semikonduktor lebih cepat dari yang diperkirakan.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |