Antisipasi Banjir Rob Saat Mudik, Polda Banten Siapkan Rekayasa di Merak

5 days ago 5

Banten -

Polda Banten menggelar rapat koordinasi persiapan arus mudik Lebaran 2026. Dalam rakor tersebut, Kapolda Banten Irjen Hengki menyampaikan soal antisipasi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 19 sampai 22 Maret.

"Tadi, berdasarkan BMKG, tanggal 19 sampai 22 Maret itu akan ada (potensi rob), maka kita antisipasi. Saya akan berkoordinasi dengan KSOP, ASDP Merak," kata Hengki di Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu (25/2/2026).

Hengki menerangkan, dalam kondisi normal, pemerintah memberlakukan rekayasa di pelabuhan sekitar Merak. Pelabuhan Ciwandan untuk sepeda motor dan truk golongan 5.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelabuhan Bojonegara untuk kendaraan truk sumbu 3 atau golongan 7, 8, dan 9. Sementara itu, Pelabuhan Merak untuk pejalan kaki, mobil pribadi, dan bus.

"Nanti akan diberlakukan terhitung mulai 13 Maret dan akan berakhir tanggal 29 Maret 2026," kata Hengki.

Namun, jika terjadi rob dan banjir, akan ada rekayasa lain. Kendaraan sepeda motor dan truk akan dialihkan ke Pelabuhan Merak.

"Golongan 5 dan 6B, serta roda dua, karena kontingensi tadi, maka lalu lintas akan kita koordinasikan dengan KSOP dan ASDP untuk kita alihkan ke Merak," katanya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi menyebut akan berkolaborasi dengan semua pihak untuk menangani arus mudik 2026. Ia mengatakan akan menyiapkan tenaga kesehatan secara maksimal selama masa mudik tersebut.

"Tadi ada beberapa penekanan dari Bapak Kapolda bahwa jangan sampai tenaga-tenaga kesehatan nanti tidak memenuhi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Makanya kami dari pemerintah daerah akan bekerja sama dengan pihak kabupaten dan kota untuk menyiapkan posko-posko kesehatan guna memfasilitasi para pemudik," katanya.

Tonton juga video "Antisipasi Puncak Mudik, Polda Banten Terjunkan Tim Urai"

(aik/dwr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |