AI Google Lepas Kendali? Gemini Mendadak Retas Perusahaan Lain

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Google Gemini ternyata sempat melakukan peretasan terhadap sistem perusahaan lain ketika menjalani pengujian kemampuan keamanan siber. Aksi tersebut terjadi secara mandiri saat model AI itu mengakses internet dan mencoba mendapatkan akses ke sejumlah situs.

Peristiwa itu terjadi pada Mei dalam pengujian keamanan siber yang dilakukan Irregular, perusahaan independen yang mengevaluasi kemampuan keamanan sistem AI.

Wakil Presiden Keamanan Engineering Google Heather Adkins mengatakan dalam pengujian standar tersebut, Gemini menemukan informasi yang tersedia secara publik di internet. Model kemudian menebak kredensial untuk masuk ke tiga situs yang dianggapnya masih berada dalam cakupan pengujian.

"Kami memastikan ketiga entitas tersebut telah diberi tahu, dan kami bekerja sama dengan mitra pelatihan kami terkait perubahan yang kini telah mereka lakukan pada proses pengujian," kata Adkins dalam sebuah pernyataan, yang dikutip dari Reuters, Sabtu (19/9/2026).

"Peristiwa ini menyoroti pentingnya melatih model AI yang kuat agar bertindak secara bertanggung jawab," imbuhnya.

Juru bicara Irregular mengatakan insiden tersebut berkaitan dengan masalah yang juga berdampak pada sejumlah laboratorium AI lainnya. Seluruh laboratorium yang relevan telah diberi tahu pada akhir Juli.

"Semua masalah yang diketahui di pihak kami telah diperbaiki dan diselesaikan beberapa pekan lalu," kata juru bicara Irregular.

Kasus serupa yang berkaitan dengan pengujian Irregular sebelumnya juga diungkap oleh Meta, Anthropic, dan OpenAI. Meta pada Agustus mengatakan insiden tersebut tidak melibatkan upaya keluar dari sandbox maupun serangan siber canggih.

Dalam salah satu kasus, Gemini disebut mencoba menebak kata sandi hingga akhirnya memperoleh akses ke sistem yang dilindungi.

Dalam dua kasus lainnya, Gemini menemukan kredensial yang tersimpan di repositori publik dan menggunakan informasi tersebut untuk mengakses sistem yang terlindungi, menurut Wall Street Journal yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut.

Adkins menegaskan Gemini akhirnya menghentikan aksi peretasan dalam ketiga kasus tersebut.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |