Jakarta -
Kasus remaja MAH (16), yang menggetok kepala kakak kandungnya sendiri MAR (21) pakai palu hingga tewas di Kelapa Gading Utara, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), masih terus diselidiki. Pelaku akan menjalani tes kejiwaan.
"Psikiatrikum, iya. Nanti akan ini di rumah sakit," kata Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsini, Kamis (26/2/2026).
Rencananya, pemeriksaan kejiwaan akan dilakukan hari ini. Pihak keluarga meminta hari ini karena semalam sudah terlalu larut untuk dilakukan pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sambil dalam rangka proses hari ini akan kita untuk pemeriksaan psikiatrikum. Kan dari pihak ini juga, tadinya kan kita mau semalam, cuma ada permintaan dari pihak keluarga untuk, apa namanya, untuk dilaksanakan hari ini saja karena malam sudah larut," ucapnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap pemicu MAH menggetok kepala kakak kandungnya sendiri dengan palu hingga tewas. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/2) itu lantaran ada barang-barang pribadi korban yang tidak dipindahkan dari kamar pelaku.
"Nah, sebenarnya sih pemicunya karena ada abangnya tuh naruh ada barang-barang pribadi lah di kamarnya si adik. Perlengkapan mandi, handuk, gitu," kata Ni Luh Sri Arsini.
Ibunya sempat menegur korban karena meletakkan barang-barangnya di sana. Namun, korban tidak segera merespons sehingga membuat kesal pelaku.
"Nah, tidak segera dipindahkan oleh abangnya. Ketika ditegur oleh ibunya, si abangnya cuek responsnya, kurang menyenangkan buat si adik," ujarnya.
Pelaku kemudian mengambil palu dari dapur. Lalu pelaku memukul kepala kakaknya saat sedang memberi makan hewan.
"Itulah pemicu dia menjadi marah sekali gitu. Kemudian langsung ngambil palu dari dapur, diketok ke kepala kakaknya saat kakaknya ngasih makan binatang," imbuhnya.
Tonton juga video "2 Bulan Jadi Buron, Pembunuh Adik Kandung di Makassar Ditangkap"
(rdh/eva)


















































