5 Fakta Temuan Mayat di Gardu LRT Pancoran Bikin Geger Warga

2 hours ago 2
Jakarta -

Temuan mayat di gardu LRT di kawasan Pancoran membuat heboh warga Jakarta. Terungkap bahwa mayat tersebut merupakan pria tanpa identitas yang diduga hendak mencuri kabel gardu.

Berdasarkan catatan detikcom, Rabu (2/9/2026), temuan mayat itu berawal dari adanya bau busuk menyengat yang tercium dari sekitar Stasiun LRT Pancoran, pada Selasa (1/9) sore menjelang malam. warga pun sempat memadati area bawah Stasiun LRT Pancoran hingga jembatan penyeberangan orang (JPO).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada malam hari, pukul 19.20 WIB, garis polisi sudah dipasang di dekat gardu listrik yang berada di bawah Stasiun LRT Pancoran. Saat itu, anggota kepolisian hingga TNI juga sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Berikut ini fakta-fakta temuan mayat yang membuat geger warga Jakarta:

Bukan Pegawai LRT

Pihak LRT Jabodetabek buka suara mengenai temuan mayat tersebut. LRT memastikan mayat itu bukan pegawai LRT.

"Itu yang terduga jenazahnya bukan dari pegawainya LRT," kata Manager of Public Relation LRT Jabodetabek Radhitya Mardika saat dihubungi, Selasa (1/9).

Kepastian itu, kata Radhitya, berasal dari tidak adanya pegawai LRT yang dilaporkan hilang kontak hingga hari ini.

"Iya karena kan kalau pegawai LRT kelihatan kalau ada yang hilang satu atau bagaimana," jelas Radhitya.

Radhitya mengatakan pihaknya juga baru mengetahui adanya dugaan mayat dalam gardu listrik LRT Pancoran sore ini. Usai bau busuk itu diduga berasal dari mayat, pihak LRT langsung menghubungi kepolisian untuk datang ke lokasi.

"Dari aroma itu, terus petugas datang cek dan karena ini berkaitan dengan jenazah makanya kita telepon kepolisian untuk melakukan identifikasi sesuai bidangnya," ucapnya.

Ada Luka Bakar di Tubuh Mayat, Ini Dugaan Penyebabnya

Polisi lantas menerjunkan tim identifikasi untuk melakukan pengecekan terhadap mayat tersebut. Ternyata terungkap ada bekas luka baka pada tubuh mayat tersebut.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto lalu menjelaskan dugaan penyebab kematian mayat tersebut. Ia mengatakan mayat tersebut diduga tersengat listrik tegangan tinggi.

"Naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Kompol Suminto di lokasi.

Suminto mengatakan belum ada informasi pasti soal kapan pria tersebut meninggal dunia. Namun, dari pemeriksaan awal korban meninggal karena sengatan listrik.

"Nanti (soal kapan meninggalnya). Kalau baunya itu, mungkin karena sengatan listrik yang tegangan tinggi sehingga kita nggak tahu matinya pas, karena kalau menurut keterangan PLN bahwa itu kena tegangan tinggi yang ada di sini," jelasnya.

Korban Hendak Curi Kabel

Kemudian, Suminto mengungkap korban diduga tewas saat hendak mencuri kabel. Suminto menjelaskan korban masuk dari area bawah.

"Ya, diduga Mr X mau mengambil kabel di gardu listrik tersebut," kata Kompol Suminto.

Suminto mengatakan korban saat ini belum akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Identitas korban belum diketahui.

"Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X. Sementara korban mau diautopsi di Rumah Sakit Kramat Jati," katanya.

Ada Gergaji di TKP

Lebih lanjut, Suminto juga menjelaskan temuan barang-barang korban di TKP. Ia menyebut salah satu temuan yakni gergaji.

"Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," ujar dia.

Sejumlah Kerusakan di Gardu Terungkap

Kemudian, pihak PLN UID Jakarta Raya juga buka suara atas temuan mayat di dalam gardu LRT tersebut. Pihak PLN mengungkap ada kerusakan pada gardu tersebut.

"Menanggapi informasi terkait kejadian pada Gardu Hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, PLN bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap aset kelistrikan di lokasi," kata Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, dalam keterangannya.

Haris menyebut terjadi kerusakan pada sejumlah aset PLN di gardu LRT tersebut. Salah satu yang rusak, kata dia, yakni pintu gardu LRT.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan kondisi kerusakan pada sejumlah bagian aset PLN. Pintu Gardu Hubung yang sebelumnya dalam kondisi terkunci ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka," ucap dia.

Selain itu, Haris menyebut ada sejumlah kabel dan komponen dalam gardu yang sudah berubah. "Petugas juga menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi tidak sebagaimana mestinya," imbuhnya.

Saksikan Live DetikPagi :

(maa/yld)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |