2 Siswi SD di Lombok Mogok Sekolah Diduga karena Batal Nikah

2 hours ago 2

Lombok Barat -

Dua siswi sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, enggan sekolah sekitar satu bula diduga karena rencana pernikahannya dibatalkan. Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) buka suara.

Informasi dihimpun detikBali, dua siswi yang duduk di bangku kelas lima dan enam tersebut semula direncanakan menikah saat libur semester akhir 2025. Namun, kabar rencana naik ke kursi pelaminan itu sampai ke telinga pihak sekolah.

Menindaklanjuti kabar tersebut, sekolah kemudian berkoordinasi dengan kepala lingkungan (kaling) setempat untuk membatalkan rencana pernikahan keduanya. Setelah pernikahannya batal, kedua siswi tersebut tidak kembali masuk sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), mengaku sudah mendapat laporan tersebut. Dia langsung memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta kecamatan untuk turun ke rumah kedua siswi tersebut untuk memberikan edukasi.

"Sudah saya perintahkan Camat Gunungsari dan Dikbud untuk turun mendeteksi. Dan ini tugas kita bersama lah," tegas LAZ, dilansir detikBali, Jumat (6/2/2026).

LAZ menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat secara tegas menolak fenomena pernikahan dini seperti itu, bahkan sampai melibatkan siswa atau siswi di bawah umur.

"Usia dini itu, dari aspek tubuh kan belum mampu diberikan beban untuk mengandung atau lainnya," imbuh LAZ.

Akibat kejadian tersebut, LAZ akan melakukan evaluasi terhadap para kepala sekolah (kepsek) di Lombok Barat. Menurutnya, kepsek harus memiliki big data dan mampu mengawasi tingkah laku siswa.

"Salah satu indikator kinerja kepsek itu adalah memastikan muridnya itu tidak putus sekolah. Terserah (lanjutnya) mau masuk SMP atau pondok pesantren," ujar LAZ.

Baca selengkapnya di sini

Saksikan Live DetikSore :

(idh/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |