Zulhas Sebut 30 Ribu Kopdes Merah Putih Ditarget Rampung 16 Agustus

1 week ago 11

Jakarta -

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) rampung dibangun dan beroperasi penuh pada 16 Agustus 2026. Zulhas mengatakan Koperasi Desa Merah Putih merupakan gagasan asli dari Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Zulhas dalam sambutan diperesmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Prabowo menghadiri langsung peresmian tersebut.

"Hari ini kita berkumpul kembali di Nganjuk, Jawa Timur, untuk mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa atau Koperasi Kelurahan Merah Putih oleh Bapak Presiden," ujar Zulhas.

Zulhas mengatakan peresmian koperasi ini bukan sekadar pembangunan fisik. Namun, juga bagian dari upaya menghadirkan instrumen keadilan bagi desa-desa di Indonesia.

"Bapak Presiden tidak meresmikan gedung, tidak meresmikan jalan atau jembatan. Yang Bapak Presiden resmikan hari ini adalah instrumen keadilan. Keadilan ekonomi, keadilan bagi desa Indonesia," katanya.

Dia mengatakan program Koperasi Desa Merah Putih sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan jika sumber daya alam harus dikelola untuk kemakmuran rakyat. Dia mengaku bangga menjalankan kebijakan tersebut.

"Melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Bapak Presiden menghadirkan koreksi besar agar ekonomi rakyat benar-benar tumbuh dari bawah," katanya.

Dia mengatakan Koperasi Desa Merah Putih yang telah siap beroperasi saat ini ada 1.061 koperasi. Nantinya, pemerintah menargetkan akan membangun dan mengoperasikan 30 ribu koperasi lainnya sebelum 17 Agustus.

"Sebanyak 1.061 koperasi telah siap beroperasi penuh dan diresmikan serentak pada hari ini. Di Jawa Timur telah terbangun 530 unit, tersebar di 7 kabupaten. Sedangkan di Jawa Tengah, 531 unit di 8 kabupaten atau kota," paparnya.

"Pemerintah menargetkan 30.000 unit lebih KDMP selesai dibangun dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus mendatang. Insyaallah, Bapak," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga memaparkan capaian sektor pangan di bawah pemerintahan Prabowo. Salah satunya, produksi beras nasional 2025 yang mencapai 34,69 juta ton dengan stok 5,3 juta ton.

"Kita tahun 2025 surplus beras. Kerja kerasnya Pak Mentan dan teman-teman. Produksinya 34,69 juta ton, data dari Pak Mentan, Pak, dan data dari Bulog, stok beras kita ada 5,3 juta, tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden," tuturnya.

Tonton juga video "Cek Harga Pangan di Pasar Palmerah, Zulhas: Cabai Turun Jauh"

(amw/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |