Zulhas Cerita Dapat 27 Perintah Prabowo: Tinjau MBG-Koperasi Desa

2 hours ago 2

Jakarta -

Ketua Umum PAN sekaligus Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bercerita mendapatkan 27 perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya terkait peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Zulhas dalam acara PANFest di Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2026). Mulanya, Zulhas mengatakan banyak anak-anak di Indonesia mengalami kekurangan gizi.

"Banyak sekali anak-anak kita yang makannya kurang gizi, banyak. Ada yang telur dibelah delapan, ada yang tahu tempe, ada yang nggak ada, ini pakai garam doang, ada yang pakai kecap," ujar Zulhas dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, dengan tercapainya swasembada pangan di Indonesia, pemenuhan gizi anak-anak akan semakin baik. Zulhas juga menjelaskan bahwa program MBG merupakan langkah konkret untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang baik.

"Oleh karena itu, kalau kita sudah swasembada pangan, ikan banyak, protein banyak, telur banyak, ayam banyak, beras banyak, kita kasih makan anak-anak Indonesia. Namanya MBG, ya, makan bergizi gratis. Sekarang anak-anak SMP sudah tahu chicken teriyaki. Uh, saya keliling terus," ucapnya.

Zulhas kemudian berbagi pengalamannya sebagai Menko Pangan, yang harus melaksanakan banyak tugas. Dalam sehari, Zulhas mengaku bisa menghadiri 18 acara.

"Ini yang ngomong Menko Pangan. Ya, tanggung jawabnya banyak, dapat 27 perintah dari Bapak Presiden. Saya masih bisa turun satu hari 12 sampai 18 acara. Tuh, sampai kurus badannya tuh. Bisa turun ke rakyat 18, sampai 12 sampai 18 acara. Ini karena setengah hari, saya dapat 5 acara. Kalau sampai sore, 12," ucapnya.

Zulhas menjelaskan kunjungan program MBG penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang aman dan bergizi. Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya membangun ekonomi desa melalui koperasi desa.

"Apa yang saya kunjungi? Anak-anak penerima MBG, aman nggak? Ya kan? Petani-petani kita bagaimana pendapatannya sekarang? Nelayan, kampung nelayan sudah dibangun apa belum? Ya. Kita akan membangun setiap desa pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, namanya Kopdes. Kita cek tiap desa, sudah dibangun apa belum," jelasnya.

"Ya, saya turun ke daerah 4 hari, satu minggu. Satu hari keliling 12 sampai 18 acara. Ini Menko Pangan lho, yang sibuknya banyak, kerjaannya banyak. Jadi kalau anggota DPR enggak sempat turun, keterlaluan kata Rhoma Irama. Terlalu! Betul enggak?," imbuhnya.

(dvp/amw)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |