Yang Dibahas Menhan saat Kumpulkan Para Purnawirawan

9 hours ago 3
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan sejumlah purnawirawan TNI di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan). Mereka membahas sejumlah isu strategis mengenai strategi dan kerja sama pertahanan Indonesia.

Dirangkum detikcom, Sabtu (25/4/2026), pertemuan itu digelar di gedung Kemhan, Jakarta Pusat, pada Jumat (24/4). Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAL Laksamana Muhammad Ali hingga KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak juga hadir.

Purnawirawan TNI yang hadir di antaranya adalah Jenderal (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, hingga Jenderal (Purn) Agum Gumelar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya akan menyampaikan satu hal esensial yang mungkin perlu diketahui oleh para sesepuh TNI, yang tentunya ini sangat berhubungan dengan strategis pertahanan," kata Sjafrie dalam paparannya.

Sjafrie mengatakan strategi pertahanan mengedepankan kepentingan nasional. Menurutnya, pertahanan tak lepas dari prinsip tata kelola negara.

"Strategi pertahanan negara ini juga tidak lepas daripada prinsip tata kelola negara, yaitu yang berkaitan dengan konstitusi dan juga berkaitan dengan kepentingan nasional," kata dia.

Berikut purnawirawan TNI yang hadir dalam pertemuan di Kemhan:

Purnawirawan TNI AD

1. Jenderal (Purn) Wiranto
2. ⁠Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo
3. ⁠Jenderal (Purn) Andika Muhammad Perkasa
4. ⁠Jenderal (Purn) Agustadi Sasongko
5. ⁠Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman
6. ⁠Jenderal (Purn) Agum Gumelar
7. ⁠Letjen (Purn) Kiki Syahnakri
8. ⁠Letjen (Purn) Valentinus Suhartono Suratman
9. ⁠Letjen (Purn) Djamari Chaniago
10. ⁠Letjen (Purn) Fadillah
11. Letjen (Purn) Bambang Darmono

Purnawirawan TNI AL

1. Laksamana (Purn) Agus Suhartono
2. ⁠Laksamana (Purn) Yudo Margono
3. ⁠Laksamana (Purn) Siwi Sukma Adji
4. ⁠Laksamana (Purn) Marsetio
5. ⁠Laksamana (Purn) Ade Supandi
6. ⁠Letjen (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin

Purnawirawan TNI AU

1. Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. ⁠Marsekal (Purn) Imam Sufaat
3. ⁠Marsekal (Purn) Ida Bagus Putu Dunia
4. ⁠Marsekal (Purn) Agus Supriatna
5. ⁠Marsdya (Purn) Imran Baidirus
6. ⁠Marsdya (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja.

Bahas Kerja Sama Pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait awalnya menjelaskan pertemuan itu merupakan upaya memperkuat komunikasi antara generasi aktif TNI dan para purnawirawan. Pertemuan itu juga dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, KSAL Laksamana Muhammad Ali, hingga KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

"Forum ini menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan terkini terkait arah kebijakan pertahanan nasional, termasuk strategi pengembangan kekuatan TNI ke depan," kata Rico kepada wartawan seusai pertemuan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

Rico mengatakan Sjafrie juga mendengarkan berbagai masukan dan pandangan dari para purnawirawan TNI. Dia mengatakan para purnawirawan punya pengalaman dan pengetahuan tentang urusan pertahanan.

"Dalam kesempatan ini juga ditegaskan bahwa kebijakan pertahanan Indonesia tetap berlandaskan pada prinsip konstitusi dan kepentingan nasional dengan strategi defensif aktif yang berorientasi pada menjaga kedaulatan negara tanpa mengganggu stabilitas yang ada di kawasan," jelas dia.

Rico menyebut pertemuan itu membahas berbagai program pertahanan. Mulai dari kerja sama antara Indonesia dan AS hingga rencana penambahan kekuatan TNI.

"Hal tersebut di-update oleh Bapak Menhan Sjafrie terkait dengan kegiatan yang beliau lakukan, khususnya yang terakhir adalah bersama dengan Secretary of War, Pete Hegseth, beberapa waktu yang lalu. Itu disampaikan secara langsung kepada para purnawirawan," ujar Rico.

Dengar Pandangan Purnawirawan TNI soal Permintaan AS untuk Overflight

Rico mengatakan para purnawirawan memberi banyak masukan ke Sjafrie. Dia mengatakan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi, termasuk soal permintaan AS untuk overflight.

"Ini merupakan salah satu forum dari bagian dari masukan-masukan yang diterima, ya. Purnawirawan tentunya punya pertimbangan, punya analisa yang sangat baik, sehingga nanti mungkin akan juga dibahas dengan kementerian dan instansi terkait, dengan DPR, terkait dengan letter of intent tersebut," ucap Rico.

Dia menyebut Sjafrie juga menyampaikan rencana pembangunan kekuatan TNI di masa depan. Dia mengatakan ada rencana penambahan 150 batalion teritorial pembangunan setiap tahun.

"Itu termasuk bagian yang dijelaskan oleh Bapak Menhan dan Bapak Panglima TNI tentang pembangunan kekuatan TNI ke depannya, dan rencana setiap tahun akan dibangun 150 batalyon teritorial pembangunan," ujarnya.

"Termasuk ya, terkait dengan perkembangan pasukan perdamaian yang ada di, khususnya di Lebanon. Itu termasuk menjadi masukan-masukan dari para senior supaya evaluasi ke depannya bagaimana, termasuk dengan perkembangan yang ada saat ini di Lebanon Selatan, maupun perkembangan geopolitik yang ada di Selat Hormuz," sambungnya.

(ygs/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |