United Tractors (UNTR) Caplok Tambang Emas J Resources (PSAB)

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten alat berat Grup Astra PT United Tractors Tbk (UNTR) telah merampungkan transaksi akuisisi tambang emas milik entitas PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

"Perseroan dengan ini memberitahukan bahwa pada tanggal 11 Februari 2026, DTN dan EPN telah menyelesaikan Rencana Transaksi," sebagaimana dikutip keterbukaan informasi BEI, Jumat, (13/2/2026).

Perseroan menegaskan bahwa nilai transaksi masih tetap sama dan tidak berubah. Adapun nilai transaksi tersebut tertuang dalam Keterbukaan Informasi 15 September 2025.

Menarik ke belakang, PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan rencana akuisisi saham dalam dua entitas pertambangan emas melalui anak usahanya. Transaksi ini dilakukan pada 12 September 2025 dengan nilai perusahaan mencapai US$540 juta atau sekitar Rp8,85 triliun.

Dalam transaksi ini, PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), anak usaha UNTR, menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat dengan PT J Resources Nusantara Tbk(PSAB). Perjanjian tersebut mencakup pembelian 99,99996% saham PT Arafura Surya Alam (ASA) yang bergerak di bidang pertambangan emas.

Selain itu, PT Energia Prima Nusantara (EPN), anak usaha UNTR lainnya, juga menandatangani perjanjian serupa dengan Jimmy Budiarto. EPN berencana membeli 0,00004% saham ASA serta 0,2% saham PT Mulia Bumi Persada (MBP) yang dimiliki Jimmy, di mana MBP merupakan perusahaan yang sahamnya dimiliki bersama ASA dan Jimmy.

Nilai perusahaan sebesar US$540 juta tersebut mencakup pembelian saham, nilai hutang pemegang saham dari JRN kepada ASA, serta akan disesuaikan dengan kondisi neraca ASA pada saat penyelesaian transaksi. Proses penyelesaian ditargetkan paling lambat pada 23 Desember 2025 atau waktu lain sesuai kesepakatan para pihak.

"Tujuan Rencana Transaksi ini adalah untuk perluasan bisnis Perseroan di bidang mineral," sebagaimana disebutkan dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin, (16/9/2025).

Sebagai tambahan, emiten grup Astra telah memiliki strategi lindung nilai (hedging) untuk menjaga stabilitas harga jual emas dari lini bisnis pertambangannya. Dengan strategi ini, perseroan berharap dapat meminimalisir risiko fluktuasi harga komoditas di pasar global.

(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |