Tetangga Siram Air ke Warga di Tangerang Lapor Polisi Usai Digeruduk

5 hours ago 1

Jakarta -

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi menyebutkan tetangga yang menyiramkan air ke warga membuat laporan polisi setelah digeruduk warga. Tetangga tersebut mengaku menjadi korban penganiayaan oleh warga yang datang ke rumahnya.

AKP Humaedi mengatakan polisi sebelumnya telah memediasi A (42), pria yang menyiram air ke warga yang hendak salat, dengan beberapa warga dan perangkat lingkungan setempat di Kutabaru, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Namun A kembali mengulangi perbuatannya hingga membuat warga kesal dan mendatangi rumahnya.

Humaedi menyesalkan peristiwa tersebut kembali terjadi baru-baru ini. Bahkan kejadian terbaru itu membuat cekcok antara warga dan A berujung kontak fisik.

"Saudara A mengaku menerima kekerasan hingga membuat laporan ke Polsek Pasar Kemis," ujar Humaedi.

Humaedi mengimbau warga agar tidak terprovokasi serta mengedepankan penyelesaian melalui jalur hukum dengan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.

"Polisi sedang melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Mulai dari motif A menyiram jalan, air yang disiramkan, hingga dugaan pemukulan yang diklaim dialami A," katanya.

Humaedi juga mendorong pihak yang merasa dirugikan untuk membuat laporan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur yang semestinya.

Siram Warga dengan Air

Diberitakan sebelumnya, viral video tetangga yang selalu menyiram air yang diduga bekas mandi anjing dan lap kotoran anjing ke jalan dan ke tetangga yang akan berangkat salat di Kabupaten Tangerang. Polresta Tangerang akan mengecek lokasi kejadian tersebut.

Dalam video viral di TikTok, disebutkan kejadian itu terjadi di wilayah Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Akun tersebut membagikan keresahan atas tindakan tetangga yang disebut selalu menyiram orang yang berjalan ke masjid untuk salat.

Di beberapa videonya, terlihat rekaman CCTV yang menampilkan pemilik rumah, baik pria maupun wanita, menyiram air ke jalan saat jam-jam salat Magrib. Beberapa video menunjukkan ada orang yang terkena siraman.

Di salah satu video, terlihat seorang pria baru pulang dari salat lalu terkena siraman. Pria tersebut menegur, namun tetangga itu malah memakinya.

Di video lain, disebut air yang disiramkan diduga merupakan air bekas mandi anjing dan air bekas lap kotoran anjing.

Kejadian itu disebut telah terjadi selama tiga tahun atau sejak 2023. Akun tersebut juga membagikan video pada November 2023 yang memperlihatkan seorang wanita menyiramkan air ke jalan.

Dalam video yang disebut terjadi pada 30 Mei 2026 pukul 23.00 WIB, terlihat warga menggeruduk pasangan suami istri tersebut. Warga membawa mereka ke sebuah ruang pertemuan. Penyebabnya disebut karena salah seorang warga kembali terkena siraman.

Simak juga Video 'Teganya Agnes, Ibu di Sidoarjo Siram Anak Pakai Air Panas Gegara Ngompol':

(aik/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |