Istana Ungkit Masalah Kedisiplinan di Balik Pencopotan Dadan BGN

3 hours ago 2

Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap pertimbangan Presiden Prabowo Subianto mengganti Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan para wakilnya. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi selama sekitar 1,5 tahun.

Pras mengatakan selama proses evaluasi tersebut terdapat sejumlah catatan yang menjadi dasar pertimbangan Prabowo untuk mengganti kepemimpinan di BGN.

"Tentunya selama 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera tentu kita perbaiki," kata Pras kepada wartawan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurut dia, catatan yang ditemukan mencakup berbagai aspek, mulai kedisiplinan dalam menjalankan prosedur operasi standar (standard operating procedure/SOP) hingga tata kelola organisasi. Ada juga aspek pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG.

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola," ujarnya.

"Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini," ujarnya.

Saat ditanya, apakah juga ada keterkaitan dugaan penyelewengan jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Pras menjawab hal tersebut masih memerlukan proses audit internal. Ia memastikan pencopotan itu bagian dari hasil monitoring dan evaluasi secara keseluruhan.

"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari yang, sekali lagi kami sampaikan, itu adalah bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kita lakukan. Sampaikan kita memang menghendaki Badan Gizi Nasional ini dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Diketahui, Prabowo mencopot Dadan dan wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala BGN Naniek S Deyang diumumkan menjadi Kepala BGN.

Berikut ini susunan pimpinan Badan Gizi Nasional:

Kepala BGN: Nanik S Deyang
Wakil Kepala BGN: Agustina Arum Sari
Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono

Simak Video 'Sederet Pertimbangan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN':

(eva/gbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |