SMKN 1 Tukak Sadai Juara LKBB-PB MPR RI Tingkat Provinsi Babel

1 day ago 7

Jakarta -

SMKN 1 Tukak Sadai keluar sebagai juara pertama Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tahun 2026 tingkat Provinsi Kepualauan Bangka Belitung (Babel). Dengan kemenangan ini, SMKN 1 Tukak Sadai mewakili Provinsi Kepulauan Babel dalam LKBB-PB tahun 2026 tingkat nasional di Jakarta.

Dalam LKBB-PB yang berlangsung di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, dewan juri dari perwakilan Purna Paskribaka Indonesia (PPI), Kepolisian, dan TNI, mengumumkan SMKN 1 Tukak Sadai sebagai juara pertama dengan meraih nilai 8815, sedangkan juara kedua adalah SMKN 2 Pangkalpinang dengan nilai 8725, dan juara ketiga MAN 1 Pangkalpinang dengan nilai 8660.

Sebelumnya, seusai pembukaan LKBB-PB, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) MPR RI Siti Fauziah mengungkapkan sekolah-sekolah sangat antusias mengikuti LKBB-PB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini bisa dilihat dari perkembangan atau peningkatan minat sekolah untuk mengikuti atau menjadi peserta LKBB-PB.

"Pada waktu tahun 2025 kita baru uji coba di tujuh provinsi, tapi pada tahun 2026 ini LKBB-PB sudah digelar di 30 provinsi. Kita akan mengembangkan di tahun 2027, LKBB-PB bisa tetap digelar kembali," kata Siti, dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Menurut Siti, ketika lomba ini baru dibuka antusias dari sekolah-sekolah dan siswa-siswa banyak sekali.

"Kalau saat ini seleksi kepada sekolah untuk mengikuti LKBB-PB ini melalui penunjukkan dari Dinas Pendidikan berdasarkan prestasi sekolah dan gelar yang pernah diperoleh sekolah, tapi ke depan, seleksi bisa dilakukan berjenjang di kabupaten kemudian ke tingkat provinsi. Ini perbaikan-perbaikan penyelenggaraan LKBB-PB dari tahun ke tahun," jelas Siti.

Siti menambahkan penyelenggaraan LKBB-PB ini antara lain untuk menerapkan nilai-nilai Empat Pilar MPR secara nyata.

"Untuk membangkitkan dan menanamkan sikap patriotik dari generasi muda," ujar Wanita pertama yang menjadi Sekjen MPR tersebut.

Sikap patriotik generasi muda ini, sambung Siti, perlu ditumbuhkan lagi karena generasi muda sebagai generasi Z banyak terperpengaruh teknologi informasi melalui gadget dan aktif di media sosial.

"Lomba (LKBB-PB) ini lebih kepada fisik, sehingga bisa secara langsung menerapkan sikap patriotik tersebut bukan melalui media sosial," ujar Siti.

Menurut Siti, dengan adanya LKBB-PB ini, peserta bisa mengimplementasikan sikap patriotik.

"Dengan baris berbaris dan pengibaran bendera diperlukan kedisiplinan, kebersamaan, kekompakan, gotong royong. Nilai-nilai itu ada dalam LKBB-LB," jelas Siti.

Siti menambahkan nilai-nilai itu, bisa diterapkan dalam diri sendiri dan lingkungan terdekat.

"Artinya, dengan LKBB-PB ini kita membangun semangat generasi muda mengimplementasikan secara nyata nilai-nilai Empat Pilar MPR RI," ujar Siti.

Sementara itu, Guru Pendamping SMKN 1 Tukak Sadai Umi Rizayanti mengucapkan syukur bisa meraih juara pertama LKBB-PB 2026 tingkat Provinsi Kepulauan Babel.

"Alhamdulillah, kami tidak menyangka. Pasti sangat menggembirakan," ujar Umi.

"Kami berterima kasih kepada anak-anak yang menahan rasa sakit, lelah, letih, panas, dan sebagainya. Mereka mempunyai semangat luar biasa," kata Umi.

Umi mengungkapkan kendala yang dihadapi regu SMKN 1 Tukak Sadai, yaitu ketika salah seorang anggota regu mengalami kecelakaan motor.

"Kecelakaan tunggal, terjatuh dari motor. Tapi, dia tetap bisa mengikuti lomba dalam kondisi luka," kata Umi.

"Antara tega dan tidak tega, tetapi anaknya semangat dan orangtuanya pun ikut menyaksikan lomba dan memotivasi anaknya," sambungnya.

Untuk menghadapi persaingan dalam LKBB-PB tingkat nasional di Jakarta, Umi mengatakan akan mengintesifkan latihan-latihan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang disampaikan para juri.

"Jadi terus melakukan latihan, berikhtiar, dan berdoa," ungkap Umi.

Kepala Regu SMKN 1 Tukak Sadai Ridho Maulana juga tidak menyangka timnya meraih juara pertama LKBB-PB 2026 tingkat Provinsi Kepulauan Babel.

"Rasanya sangat senang dan gembira. Tidak menyangka karena regu-regu lain sudah mendapat piala dari kategori kepala regu terbaik, pembawa baki terbaik, yel-yel terbaik," kata Ridho.

"Ternyata saat pengumuman juara, kami juara pertama. Senang rasanya," sambungnya.

Ridho mengungkapkan keberhasilan menjadi juara karena kerjasama dan kekompakan anggota regu. Dia mengharapkan 'chemistry' yang terjalin di antara sesama regu tetap dipertahankan dalam LKBB-PB tingkat nasional di Jakarta.

"Karena baris berbaris dan pengibaran bendera memerlukan saling mengerti dan kesesuaian gerakan di antara anggota regu. Kami akan terus berlatih," pungkasnya.

(akd/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |