Segera Diteken Trump-Prabowo, Ini Bocoran Perjanjian Dagang RI dan AS

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto telah terbang ke Amerika Serikat sejak Senin (16/2/2026) untuk melaksanakan kunjungan kerja. Salah satu agenda kerja ialah penandatangan kesepakatan tarif dagang resiprokal dengan Presiden AS Donald Trump.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya telah menegaskan negosiasi tarif dagang resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat telah selesai. Tinggal menantikan tanda tangan dari masing-masing kepala negara, yakni Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

"Semua perundingan sudah selesai, legal drafting 90%, kita tinggal menunggu jadwal tanda tangan, karena yang menanda tangan pemimpin negara," kata Airlangga saat ditemui di kawasan Shangri-La Hotel, Jakarta, sebagaimana dikutip kembali, Rabu (18/2/2026).

Airlangga mengatakan, setelah penanadatangan kesepakatan tarif dagang itu, masing-masing pemerintah juga harus melaporkan hasilnya kepada dewan legislatif masing-masing.

"Nanti eksekutif order bagi Amerika juga dilaporkan ke kongres, bagi Indonesia kita sampaikan ke DPR," tutur Airlangga.

Sebagaimana diketahui, meski Airlangga tak mengungkap isi kesepakatan dagang yang sudah ditetapkan saat ini, pemerintah Indonesia menargetkan supaya tarif dagang untuk sejumlah komoditas holtikultura ke AS 0%, dari tarif resiprokal dalam bentuk bea masuk yang diumumkan Trump saat Liberation Day sebesar 32% dan akhirnya turun menjadi 19%.

Adapun, komoditas yang berpeluang mendapatkan pembebasan tarif yakni kelapa sawit, kakao, produk agro, serta mineral, termasuk komponen pesawat terbang dan industri tertentu, terutama dari zona perdagangan bebas (FTZ).

Sementara AS, meminta dari total kode klasifikasi barang impor sekitar sebanyak 11.552, sekitar 11.474 kode HS yang dikenakan tarif sebesar 0%. Artinya lebih dari 98% dari seluruh barang impor yang AS minta dinolkan tarifnya saat masuk ke Indonesia.

"Ada beberapa produk yang sekarang kita diskusikan untuk tidak dikenakan 0% dan mereka sepakat contoh minuman alkohol dan yang sebenarnya tidak mungkin impor kita tapi kita juga minta tidak 0% daging babi misalkan," ujar Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso kepada wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian.

Selain itu, AS juga meminta timbal balik dengan pembukaan akses untuk mendapatkan mineral kritis dari RI dari bolehnya pembebasan tarif resiprokal RI ke AS untuk produk kelapa sawit, kopi, kakao, serta teh.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga sebelumnya telah membeberkan salah satu kesepakatan yang disetujui dalam perjanjian dagang itu adalah pembelian beberapa produk energi senilai US$ 15 miliar.

"Tadi itu juga dibahas, salah satu yang menjadi komitmen pembicaraan kita untuk trade dengan pihak Amerika itu adalah, kita akan membeli BBM sebesar US$ 15 miliar. Itu dari LPG, kemudian dari crude-nya (Crude Oil), kemudian dari BBM-nya, minyak jadinya, dan itu masuk dalam pembicaraan," kata Bahlil, usai Rapat Terbatas (Ratas), di Istana Negara, Rabu (11/2/2026).

Menurut Bahlil hal itu akan menjadi bagian yang menjadi pembahasan saat presiden berkunjung ke AS dan menandatangani pakta perdagangan timbal balik atau agreement on reciprocal trade (ART) pada 19 Februari 2026.

Adapun hal lain yang akan dibahas yaitu kerja sama bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia disektor pertambangan. Meski dia tidak membeberkan lebih lanjut.

"Kita equal treatment aja. Katakanlah kalau biarkan mereka ingin melakukan investasi di Indonesia dengan kritikal mineral ataupun termasuk dengan nikel, kita terbuka aja. Kan negara kita negara bebas aktif," kata Bahlil.

"Karena itu kita menyumbangkan equal treatment kepada semua negara, termasuk Amerika Serikat. Dan kalau mereka Insyaallah berminat, kita juga harus memberikan juga sama dengan yang lain," tambahnya.

Adapun, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di AS, Selasa (17/02/2026) pukul 11.55 waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC.

Presiden Prabowo tampak disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington Marsma TNI E. Wisoko Aribowo, dan Maintenance Group Commander Colonel Gary Charland. Selepas itu, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Washington DC.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam kunjungannya ke AS kali ini, Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Pertemuan difokuskan untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang.

"Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri," tulis Seskab Teddy.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju AS antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |