RI Dipastikan Sudah Dapat Impor BBM-LPG Pengganti Timur Tengah!

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa sudah ada negara pemasok impor bahan bakar minyak (BBM) hingga liquefied petroleum gas (LPG) ke Indonesia. Hal itu menggantikan pasokan dari wilayah Timur Tengah yang saat ini masih memanas.

"Ketika ketegangan Timur Tengah, kita mengganti dari middle east. Alhamdulillah sudah dapat, tidak ada keraguan lagu. Kita sudah dapat," tegas Bahlil dalam Konfrensi Pers, dikutip Kamis (2/4/2026).

Atas hal itu, Bahlil menegaskan, bahwa pemerintah juga menjamin bahwa pasokan BBM dan LPG dalam kondisi aman. Di mana, yang sebelumnya Indonesia mengimpor sebanyak 20% baik minyak dan LPG dari Timur Tengah (middle east) sudah dapat penggantinya.

Adapun, Bahlil menegaskan bahwa seluruh cadangan energi, mulai dari bensin, solar, avtur, hingga LPG, berada pada level yang aman dan melampaui standar minimum nasional.

"Cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional. Dengan implementasi B50 maka Insya Allah di tahun ini kita akan mengalami surplus untuk solar kita, begitu RDMP di Kalimantan Timur sudah kita operasikan," tambahnya.

Bahlil juga menjawab kekhawatiran terkait rantai pasok energi akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Ia memaparkan bahwa porsi impor minyak mentah (crude oil) dari Timur Tengah berkisar di angka 20%. Saat ini, pemerintah telah berhasil mengamankan sumber pasokan alternatif dari negara lain untuk menggantikan kuota tersebut.

Di sisi lain, kebutuhan produk BBM jadi (bensin) mulai banyak dipenuhi secara domestik melalui Kilang RDMP Balikpapan yang memproduksi 5,6 juta kiloliter bensin dan 4,5 juta kiloliter solar. Sisa kekurangan bensin diimpor dari kawasan Asia Tenggara, sedangkan impor LPG dialihkan ke negara non-Timur Tengah, terutama Amerika Serikat.

(pgr/pgr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |