Purbaya Pastikan IHSG dan Rupiah Aman dari Efek AS Vs Venezuela

20 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela tidak akan berdampak signifikan terhadap ekonomi Indonesia, termasuk ke pasar saham dan nilai tukar rupiah.

Menurutnya, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sangat positif di saat ada kejadian serangan AS ke Venezuela.

"Anda lihat pasar saham malah naik kan? jadi mereka melihat justru sedikit positif kan, agak aneh sebenarnya, tapi itu dilihat pasar," kata Purbaya saat ditemui di Istana Negara, Senin (5/1/2026).

Dia pun memastikan dampaknya ke rupiah nyaris tidak ada dan pergerakan rupiah masih positif. "Harusnya positif," kata Purbaya.

Melansir data Refinitiv, rupiah Garuda bertengger di level Rp16.735/US$ atau melemah 0,12% pada penutupan perdagangan sore ini, Senin (5/1/2026). Hal ini sekaligus membalikkan posisi rupiah ketika berhasil dibuka pada level Rp16.700/US$ atau menguat 0,09% di pembukaan pagi tadi.

Pada kesempatan ini, Purbaya juga menuturkan dampak serangan AS ke Venezuela juga terbatas ke Tanah Air karena posisi Indonesia yang jauh secara geografis. Adapun, efeknya ke harga minyak juga tidak besar, karena Venezuela tidak aktif dalam perdagangan minyak global.

"Harga minyak kan, mungkin di short run mereka pikir akan turun suplainya tapi kan Amerika sudah izinkan drilling di Alaska jadi ga ngaruh ke suplai dan ke depan kalau dijalankan peningkatan produksinya ya akan bagus juga untuk harga minyak dan suplai minyak dunia," papar Purbaya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |