Programmer dan Dokter Diminta Setop Lakukan Pekerjaaan Ini

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Nvidia Jensen Huang meminta para programmer untuk tidak lagi melakukan coding. Praktik ini juga sudah disetop di perusahaannya selama beberapa waktu terakhir.

Menurut pria dengan kekayaan US$165,9 miliar atau Rp 2,781 triliun itu, tiap insinyur di Nvidia telah menggunakan Cursor, asisten pengkodean berbasis AI milik perusahaan. Sementara mereka akan berfokus memecahkan masalah yang belum dipecahkan sebelumnya.

"Tidak ada yang memberikan saya lebih banyak kegembiraan dibandingkan tidak ada satupun insinyur kami yang melakukan pemrograman sama sekali," ucap Huang dalam sebuah acara podcast, dikutip dari First Post, Selasa (3/2/2026).

"Mereka hanya fokus memecahkan masalah yang belum terpecahkan," dia menambahkan.

Dia mengatakan permintaan ini bukan soal meninggalkan bidang teknik. Namun mendefinisikan kembali hal tersebut.

Pengkodean, dia menilai sebagai tugas rutin. Sementara pekerjaan keajaiban yang disebutnya adalah mengejar tujuan, menemukan dan memecahkan masalah yang belum pernah dipecahkan sama sekali.

Namun anjuran ini juga bukan berarti dia membiarkan Ai mengambil alih pekerjaan insinyur. Tidak akan ada yang digantikan, namun insinyur akan lebih bebas pekerja.

Dia mencontohkan pada bidang radiologi. Sebelumnya pelopor AI Geoffrey Hinton pernah memprediksi ahli radiologi akan lenyap dalam lima tahun karena AI dapat membaca hasil pemindaian lebih cepat dan akurat.

Ternyata hal sebaliknya terjadi. Ahli radiologi tak tergantikan, malah terus meningkat.

"Sebaliknya, jumlah ahli radiologi justru meningkat," ucap Huang.

Tujuan utama pekerjaan ahli radiologi bukanlah membaca hasil pemindaian. Melainkan mendiagnosisi penyakit dan meningkatkan hasil perawatan pasien.

AI akan membuat bagian yang berulang dengan otomatisasi jadi para ahli radiologi dapat berfokus pada kasus yang butuh pertimbangkan khusus.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |