Jakarta -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Sekretariat Tetap Meeting of Governors and Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC) di Balai Kota Jakarta. Peresmian ini disebut menjadi salah satu modal besar bagi Jakarta untuk melaju sebagai kota global pasca pemindahan ibu kota Indonesia ke IKN.
Dalam sambutannya yang dilakukan di Balai Kota Jakarta pada Kamis (2/4/2026), Pramono mengungkapkan keputusan menjadikan Jakarta sebagai sekretariat tetap MGMAC telah melalui proses lobi sejak 2023.
"Akhirnya diputuskan Deklarasi Kuala Lumpur menjadikan Jakarta sebagai sekretariat tetap," kata Pramono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pramono, posisi ini strategis karena Jakarta sudah memiliki infrastruktur mumpuni dan menjadi lokasi kantor ASEAN. Ia menyebut masa depan Jakarta akan mirip dengan New York yang tetap menjadi pusat kegiatan internasional meski bukan lagi ibu kota negara.
"Kalau ibu kota sudah sepenuhnya pindah ke IKN, Jakarta akan menjadi seperti New York. Banyak organisasi internasional berkegiatan di sana, dan itu menjadi kekuatannya," ungkapnya.
Menurut Pramono, posisi Sekretariat Tetap MGMAC di Jakarta strategis karena sudah ada infrastruktur mumpuni dan menjadi lokasi kantor ASEAN. (Belia/detikcom)
Ia menegaskan UU Nomor 2/2024 dan UU 115 membuka ruang besar bagi Jakarta untuk berkembang sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global. Karena itu, ia meminta pengelola MGMAC memiliki cara pandang yang modern dan berstandar internasional.
"Cara berpikir, cara pergaulan, dan sebagainya harus menjadi representasi Jakarta sebagai kota global," ucappnya.
Pramono menjelaskan, dengan menjadi sekretariat tetap, seluruh persiapan sidang MGMAC, termasuk sebelum pertemuan tahun ini di Manila, akan terpusat di Jakarta.
"Ini memberikan nuansa bahwa Jakarta betul-betul sudah harus menjadi kota global tanpa meninggalkan perannya sebagai pusat perekonomian nasional," tuturnya.
Sebagai informasi, Jakarta resmi ditunjuk sebagai Sekretariat Tetap MGMAC pada Agustus 2025. Sementara Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dipercaya memimpin Governing Board bersama Wali Kota Kuala Lumpur, Datuk Seri TPr. Maimunah Mohd Sharif.
Keputusan ini disepakati oleh 10 gubernur dan wali kota ASEAN dalam 2025 MGMAC Communique di Kuala Lumpur, pada 13 Agustus 2025.
Untuk diketahui, sejak berdiri pada 2013, MGMAC telah memperkuat kolaborasi kota-kota ASEAN, namun belum memiliki sekretariat permanen. Jakarta dipilih menjadi sekretariat tetap karena perannya sebagai inisiator MGMAC dan sebagai tuan rumah markas besar ASEAN.
(bel/jbr)


















































