Pramono Pastikan Halte hingga CCTV Dirusak Massa Sudah Diperbaiki

1 hour ago 1
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan sejumlah fasilitas publik yang dirusak massa di Jakarta telah diperbaiki. Fasilitas tersebut di antaranya halte hingga kamera pengawas atau CCTV.

Pramono mengatakan perbaikan langsung dilakukan setelah terjadi kerusakan pada sejumlah fasilitas publik. Pramono memastikan kondisi fasilitas tersebut kini sudah kembali normal sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

"Saya sudah memerintahkan untuk langsung dilakukan perbaikan karena saya nggak mau ada yang terganggu," kata Pramono di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi langsung melakukan pembersihan setelah massa membubarkan diri. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

"Semalam itu saya, Kapolda, Pangdam, dan seluruh jajaran stakeholder yang ada termasuk para wali kota itu langsung melakukan bersih-bersih," ujarnya.

Menurut Pramono, kondisi lalu lintas pada Jumat (28/8) pagi sudah kembali normal. Mantan Seskab itu juga berharap aktivitas masyarakat pada akhir pekan, termasuk pelaksanaan car free day (CFD), dapat berjalan seperti biasa.

"Makanya kenapa kemudian kemarin lalu lintasnya menjadi normal. Dan hari ini aktivitas juga normal," tuturnya.

Pramono menegaskan pemerintah menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi. Namun, dia meminta aksi dilakukan secara tertib dan tidak merusak fasilitas umum.

"Demonstrasi itu kan dilindungi oleh undang-undang. Sebagai Gubernur Jakarta saya berulang kali menyampaikan silakan tapi jangan merusak sarana prasarana publik," ungkapnya.

Politikus senior PDIP itu mengingatkan kerusakan fasilitas publik pada akhirnya akan merugikan masyarakat. Karena itu, Pramono meminta massa tidak melakukan tindakan anarkis maupun mengganggu ketertiban umum.

"Kalau dirusak yang dirugikan siapa sih? Yang dirugikan publik sendiri," ujarnya.

"Yang jelas tidak ada yang terganggu aktivitas publiknya karena semua baik itu halte, CCTV dan sebagainya sekarang sudah normal kembali. Jadi tidak ada yang terganggu, saya hanya minta untuk kita semua jaga Jakarta," imbuhnya.

(bel/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |