Prabowo Panggil Menhan hingga Panglima TNI ke Hambalang, Ini yang Dibahas

6 hours ago 3

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat terkait ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pemanggilan itu disebut bertujuan untuk rapat membahas sejumlah isu strategis terkini.

Sekretariat Kabinet menyebut pertemuan Prabowo dengan sejumlah menteri dan pejabat terkait ini berlangsung sejak sore hingga malam hari, Minggu (23/8/2026). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tampak hadir dalam rapat tersebut.

"Hari Minggu, 23 Agustus 2026, sejak sore sampai dengan malam hari, Presiden Prabowo Subianto memanggil beberapa menteri dan pejabat terkait untuk membahas beberapa isu strategis, bertempat di kediaman Hambalang, Jawa Barat," tulis keterangan Sekretariat Kabinet dalam akun Instagram-nya dikutip detikcom, malam ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan itu, terlihat juga Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) RI Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Aris Marsudiyanto.

"Pada sesi pertemuan terakhir bersama Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, Presiden membahas tindak lanjut instruksi Presiden mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk didistribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara," katanya.

Sekretariat Kabinet membeberkan penambahan sejumlah personel dan alat untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Selain itu, Prabowo juga disebut meminta penanganan warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dipercepat.

"Penambahan 17 pesawat water bombing ke Kalimantan, ketibaan 1.500 personel beserta perlengkapan perorangan untuk penanganan karhutla Kalimantan, pengiriman 200 pompa dan pipa bagian dari upaya pemadaman bawah tanah, rekonstruksi dan penanganan warga terdampak gempa di NTT serta apresiasi gerak cepat personel TNI-Polri di berbagai sektor dan wilayah," imbuhnya.

(fas/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |