Prabowo Mau Luncurkan Motor Listrik Nasional, Istana: Kurangi Konsumsi BBM

8 hours ago 2

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan motor listrik nasional dalam waktu dekat. Istana menyampaikan langkah presiden itu menjadi bagian dalam upaya mengurangi ketergantungan pada BBM.

"Nah berkenaan dengan motor listrik nasional nanti pada waktunya akan kami sampaikan dalam waktu dekat. Mungkin akan ada semacam launching ya, motor listrik nasional hasil karya anak bangsa," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pras mengatakan terobosan motor listrik dalam negeri ini menunjukkan prestasi karya anak bangsa. Dia menyebut segala kekurangan dari motor listrik tersebut juga akan diikuti langkah evaluasi dari pemerintah.

"Yang sekali lagi ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, kalau kita memiliki keinginan, bangsa Indonesia akan mampu mencapainya. Bahwa mungkin masih ada sedikit kekurangan ya mari itu bersama-sama kita perbaiki," ujarnya.

Lebih lanjut, Pras mengatakan peluncuran motor listrik nasional juga bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada BBM.

"Saya kira itu juga perlu menjadi perhatian kita bahwa sebuah prestasi itu tidak berdiri sendiri, tidak sekadar memberi efek atau impact di dunia otomotif, tetapi juga itu membawa pengaruh kepada konsumsi bahan bakar kita yang berbasis fosil sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan BBM kita," katanya.

Rencana Insentif Motor Listrik

Sebagai informasi, program ini sempat ditargetkan berjalan pada Juni 2026, tapi batal. Rencananya, pemerintah memberikan insentif kepada 200 ribu kendaraan listrik, masing-masing 100 ribu unit untuk motor dan mobil.

Khusus motor listrik, rencana terakhir subsidi yang akan diberikan Rp 5 juta per unit. Sedangkan untuk mobil listrik masih dalam pembahasan.

"Kira-kira untuk mobil listrik akan kita kasih berapa? 100 ribu (unit) subsidi pertama. Kalau habis, kita kasih lagi. Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama kita akan kasih. Berapa? (Subsidi) Rp 5 juta," terang Purbaya saat konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, dilansir detikFinance, Selasa (5/5).

Tonton juga video "Prabowo Singgung Anggapan RI Bakal Kolaps: Ternyata Semakin Kuat"

(fca/maa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |