Prabowo dan PM India Sepakat Kerja Sama Atasi Terorisme hingga Teknologi Nuklir

5 hours ago 2
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan sejumlah kesepakatan yang dicapai Indonesia dan India setelah bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana. Kerja sama yang disepakati mencakup bidang politik, penanggulangan terorisme, hingga pengembangan teknologi nuklir.

"Perdana Menteri Modi dan saya telah melakukan pertemuan yang intensif dan sangat produktif yang orientasinya ke depan mengenai sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara," kata Prabowo saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Prabowo mengatakan Indonesia dan India sepakat memperkuat kemitraan melalui peningkatan intensitas kunjungan tingkat tinggi. Kedua pemimpin akan berkoordinasi lebih erat dalam konsultasi bilateral serta penguatan kerja sama antarlembaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Termasuk lembaga think tanks dan parliamentary friendship groups yang baru dibentuk," kata Prabowo.

Pada sektor keamanan, kedua negara menegaskan komitmen kerja sama penanggulangan terorisme. Indonesia dan India sepakat meningkatkan kerja sama keamanan melalui penyelenggaraan Indonesia-India Security Dialogue ketiga.

"Seiring dengan meningkatnya tantangan isu keamanan lintas negara, kami berkomitmen untuk memperdalam kerja sama pengembangan kapasitas di bidang teknologi baru, penanggulangan kejahatan lintas negara, serta pengembangan infrastruktur digital," ujarnya.

Prabowo menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan konektivitas kedua negara melalui pengembangan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, India. India juga mendorong pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh yang dinilai memiliki posisi strategis sebagai penghubung kedua wilayah.

"Hubungan antara masyarakat kedua negara juga akan semakin erat dengan meningkatnya konektivitas. Untuk itu, saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar di India," ujarnya.

"Dan juga pengembangan dan pembangunan pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India," lanjut Prabowo.

Indonesia dan India menyatakan kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral. Karena itu, kedua negara berkomitmen meningkatkan perdagangan melalui percepatan pembahasan Indonesia-India Preferential Trade Agreement serta peninjauan peningkatan ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA).

Kedua negara juga menyepakati kerja sama sistem pembayaran lintas batas berbasis QR. Prabowo berharap sistem tersebut dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan kedua negara.

"Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan," ujarnya.

Kedua negara juga menyepakati penguatan kerja sama di ketahanan energi. Kerja sama itu meliputi pengembangan proyek pembangkit listrik hingga teknologi nuklir.

"Di tengah situasi global saat ini, kami juga mendorong penguatan kerja sama di bidang ketahanan energi, termasuk pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya, juga saling tukar teknologi dan kapasitas di bidang teknologi nuklir," ujarnya.

Prabowo mengatakan kedua negara berkomitmen memperdalam kerja sama di bidang kesehatan. Indonesia berharap kerja sama tersebut dapat membuka lebih banyak peluang peningkatan kapasitas bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

"Ke depan, kami juga berkomitmen untuk memperdalam kerja sama di bidang kesehatan serta berharap dapat memperluas kesempatan meningkatkan kapasitas bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya," ujarnya.

Lihat juga Video: PM India Modi Tiba di RI, Akan Jalani Agenda Kenegaraan di Jakarta-Jogja

(eva/haf)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |