FOTO
Reuters, CNBC Indonesia
30 November 2025 14:56
Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terus bertambah, Sabtu (29/11/2025). (REUTERS/Agatha Capri)
Hingga laporan terbaru pada Sabtu malam (29/11/2025), sebanyak 30 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara puluhan warga lain masih dilaporkan hilang. (REUTERS/Agatha Capri)
Bencana yang menghantam Desa Garoga, Aek Ngadol, dan Huta Godang itu terjadi setelah hujan ekstrem turun lebih dari enam jam, memicu luapan sungai dan runtuhan material dari perbukitan. Dalam hitungan menit, air bah bercampur lumpur dan batu besar melaju deras menghantam rumah-rumah warga. (REUTERS/Arif Nasution)
Tiga hari setelah kejadian, suasana di tiga desa terdampak masih seperti area bencana besar. (REUTERS/Arif Nasution)
Tangis keluarga pecah setelah kehilangan anggota keluarga, serta aroma lumpur yang bercampur reruntuhan bangunan menyelimuti seluruh wilayah. (REUTERS/Agatha Capri)
Banyak warga terlihat masih duduk terpekur, menatap sisa rumah mereka yang kini tinggal fondasi. Di beberapa titik, warga memegang foto anggota keluarga yang belum ditemukan, berharap ada kabar dari tim SAR. (REUTERS/Arif Nasution)
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terus dilakukan oleh gabungan tim BNPB, Basarnas, TNI–Polri, BPBD, serta relawan dari berbagai daerah. Namun medan yang berat membuat proses pencarian tidak mudah. (REUTERS/Arif Nasution)
Material longsor setinggi dua hingga tiga meter menutup akses desa, menyulitkan alat berat untuk masuk. (REUTERS/Arif Nasution)


















































