Dari udara, terlihat puing-puing bangunan yang runtuh di Juiz de Fora, negara bagian Minas Gerais, Brasil, Selasa waktu setempat, setelah hujan lebat memicu tanah longsor yang menerjang permukiman warga. Bencana tersebut mendorong pemerintah menetapkan status darurat, menyusul korban jiwa dan laporan orang hilang. (REUTERS/Pilar Olivares)
Tim penyelamat di Brasil bagian tenggara menemukan sejumlah jenazah dari reruntuhan dan lumpur tebal setelah tanah longsor yang dipicu hujan lebat menerjang kota Juiz de Fora. Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang di kota itu dan menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. (REUTERS/Pilar Olivares)
Secara keseluruhan, sedikitnya 25 orang dilaporkan tewas setelah hujan deras melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil bagian tenggara. Selain korban jiwa, sebanyak 43 orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim gabungan. (REUTERS/Pilar Olivares)
Petugas mengerahkan anjing pelacak untuk menelusuri korban yang tertimbun reruntuhan dan lumpur. Dinas pemadam kebakaran negara bagian mengonfirmasi 18 kematian terjadi di Juiz de Fora dan tujuh lainnya di kota Uba, yang berjarak sekitar 110 kilometer dari lokasi terdampak terparah. Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di tengah kondisi medan yang sulit. (REUTERS/Pilar Olivares)
Petugas pemadam kebakaran, Demetrius Bastus Goulart, mengatakan luasnya area terdampak menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi. “Tantangan terbesar adalah area tersebut yang sangat luas, termasuk 12 rumah dan sejumlah besar penduduk yang berada di dalam rumah mereka karena hujan di malam hari,” ujarnya. (REUTERS/Pilar Olivares)


















































