Potret Bursa Kena Trading Halt! IHSG Ambruk 8%

2 hours ago 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Tak lama pembukaan sesi 2, IHSG mengalami trading halt atau penghentian sementara seluruh aktivitas perdagangan karena turun 8% ke level 8.261,788. Secara umum, trading halt diberlakukan jika IHSG turun 8% dalam satu hari perdagangan. Trading halt dilakukan selama 30 menit. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Trading halt kembali dilakukan jika IHSG jatuh 15%. Setelah itu berlaku lagi ketika IHSG ambruk lebih dari 20%. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

IHSG memang sudah terkoreksi sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. langsung melemah sesaat setelah pembukaan. IHSG dibuka langsung ambles 6,53% ke level 8.393 pada perdagangan Rabu pagi (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Adapun pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini disebabkan oleh keputusan MSCI membekukan rebalancing indeks saham di Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |