Polisi Bangun Jembatan Kampung Akses Pelajar ke Sekolah di Padarincang Serang

4 hours ago 4

Serang -

Polda Banten bersama Polresta Serang Kota membangun jembatan batu sebagai pengganti jembatan bambu di Desa Cisaat, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Jembatan itu merupakan akses untuk masyarakat, khususnya pelajar berangkat sekolah.

Kapolda Banten Irjen Hengki bersama dengan Kapolresta Serang Kota Kombes Yudha Satria dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melaksanakan peletakan batu pembangunan Jembatan Merah Putih, pada Jumat (24/4/2026). Jembatan tersebut akan memiliki panjang 15 meter dan lebar 1,5 meter.

Menurut Polresta Serang Kota, jembatan tersebut adalah akses vital yang menunjang mobilitas masyarakat setempat, khususnya bagi anak-anak sekolah. Banyak anak sekolah di Desa Cisaat menggunakan jembatan untuk pergi ke sekolah di desa lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jembatan Merah Putih di Kampung Cisaat ini sangat penting bagi aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan lancar," kata Kombes Yudha.

Pembangunan jembatan ini merupakan hasil inisiasi dan sinergi antara Polresta Serang Kota bersama Pemerintah Kabupaten Serang serta pihak terkait lainnya. Menurutnya, pembangunan jembatan adalah upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Hengki berharap pembangunan Jembatan Merah Putih ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

"Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Cisaat, Padarincang, serta mampu mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat," ungkapnya.

Tanam 1.000 Pohon

Selain pembangunan jembatan, polisi bersama Pemkab Serang menanam pohon serentak di dua lokasi lainnya, yaitu di Desa Sukadana, Kecamatan Kasemen, dengan luas lahan 2.000 meter persegi, serta di Desa Cideheng Kemanisan, Kecamatan Curug, dengan luas lahan mencapai 10.000 meter persegi. Mereka menanam pohon mahoni, mangga, jambu, dan durian, dengan total keseluruhan mencapai 1.000 pohon.

Kapolresta Serang Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan hidup serta upaya nyata dalam mengurangi risiko bencana alam, khususnya banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut saat curah hujan tinggi.

"Melalui penanaman pohon ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan ekosistem yang lebih baik. Dengan tumbuhnya pepohonan, diharapkan mampu menyerap air, menahan aliran air permukaan, serta meminimalisir risiko banjir dan tanah longsor," ujarnya.

(aik/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |