Penghasilan Ojol Bisa Sampai Rp10 Juta, Berapa Banyak Ambil Order?

8 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Grab Indonesia buka-bukaan pendapatan mitra pengemudi roda dua dan roda empat. Jumlahnya cukup beragam, karena tergantung dengan tujuan pengemudi bekerja.

Dalam data yang dibagikan lebih dari 80% pengemudi GrabBike atau roda dua tidak mengandalkan pekerjaannya itu sebagai penghasilan utama. Di GrabCar atau roda empat, jumlahnya mencapai 67% untuk penghasilan sampingan.

Mereka yang masuk dalam kelompok itu biasanya memiliki pekerjaan utama. Kemudian baru 'narik' Grab setelah selesai bekerja atau untuk menambah pundi-pundi pendapatan.

"Banyak sekali yang seperti itu. Nah, jadi ini kalau dilihat adalah satu fleksibilitas yang diberikan oleh Grab dan untungnya dengan memanfaatkan teknologi," jelas CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi, Kamis (26/2/2026).

Dalam pemaparannya itu terlihat ada pengemudi yang bekerja sebagai driver Grab untuk penghasilan utama dan penghasilan sampingan. Baik pengemudi roda dua dan roda empat tercatat mendapatkan lebih dari Rp 10 juta per bulan.

Untuk roda dua, rata-rata pemesanannya mencapai 28 order per hari. Sementara roda empat melakukan 11 order per hari.

Pengemudi yang menjadikan ini menjadi penghasilan nafkah utama adalah kepala keluarga, tulang punggung, eks karyawan atau wirausaha, ataupun driver profesional penuh waktu.

Selain itu, ada juga sejumlah pengemudi roda dua dan roda empat yang mendapatkan Rp 4-10 juta per bulan. Bagi yang melakukannya sebagai penghasilan sampingan, ada yang mendapatkan Rp 1-4 juta serta kurang dari Rp 1 juta.

Penghasilan Pengemudi Roda 2 (data per Desember 2025)

Nafkah Utama (>Rp 10 juta)

• Rata-rata order: 28 order/hari narik

• Contoh profil mitra: kepala keluarga, tulang punggung utama, eks karyawan atau wirausaha yang beralih

Penghasilan Rutin (Rp 4-10 juta)

• Rata-rata oder: 15 oder/hari narik

• Contoh profil mitra: ibu rumah tangga yang bekerja saat mengantar anak, freelance, wirausaha

Penghasilan Tambahan (Rp 1-4 juta)

• Rata-rata order: 6 order/hari narik; punya pekerjaan utama dan baru 'narik' setelahnya selama 2-4 jam

• profil mitra: PNS/guru honorer yang narik setelah selesai bekerja, karyawan yang ingin menambah penghasilan

Penghasilan Sesekali (

• Rata-rata order: 4 order/hari narik; hanya bekerja saat di weekend selama 1-2 jam

• profil mitra: mahasiswa yang narik saat tidak ada kelas, buruh pabrik saat akhir pekan

Penghasilan Pengemudi Roda 4 (data per Desember 2025)

Nafkah Utama (>Rp 10 juta)

• Rata-rata order: 11 order/hari narik

• Contoh profil mitra: driver profesional penuh waktu, kepala keluarga untuk sumber nafkah utama

Penghasilan Rutin (Rp 4-10 juta)

• Rata-rata oder: 7 oder/hari narik

• Contoh profil mitra: freelancer dengan jadwal kerja fleksibel; wirausaha, Grab jadi pemasukan utama; ibu tunggal yang rutin narik setiap hari

Penghasilan Tambahan (Rp 1-4 juta)

• Rata-rata order: 6 order/hari narik; punya pekerjaan utama dan baru 'narik' setelahnya selama 2-4 jam

• profil mitra: karyawan yang narik setelah pulang kantor; PNS untuk tambahan penghasilan

Penghasilan Sesekali (

• Rata-rata order: 4 order/hari narik; hanya bekerja saat di weekend selama 1-2 jam

• profil mitra: profesional, yang narik saat senggang; lulusan baru yang sambil mencari kerja tetap

Jumlah Pengemudi Grab Indonesia yang Terdaftar

Total mitra terdaftar 3,7 juta, namun bukan jumlah mitra aktif harian. Sementara 19-20% atau 700-800 ribu yang narik minilal 1 kali bulan berjalan.

"Kenapa saya nggak bilang satu kali setiap bulan? Karena beda. Jadi, dia bisa tarik satu kali bulan ini, bulan lalu dia nggak pernah narik. Bulan lalunya lagi enggak narik, tiga bulan yang lalu narik sekali. Jadi, kita hitungnya di bulan ini biasanya, makanya ada rentang, biasanya naik turun di setiap bulan yang aktif narik sekali, itu kurang lebih 700 sampai 800 ribu," jelas Neneng.

"Tapi, apakah orangnya sama? Nggak. Makanya ini bedanya, ini adalah fleksibilitas yang diberikan oleh Grab untuk semua mitranya. Jumlah mitra yang menarik bersifat struktural," kata dia menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, dia menjelaskan Grab sudah cukup inklusif, terlihat dari 182.500 mitra yang merupakan perempuan.

Selain itu lebih dari 50% mitra pengemudi berusia di atas 36 tahun, sebagian besarnya berada di atas 45 tahun. Dari segi pendidikan, 69% pengemudi lulusan setingkat SMA.

Selain itu satu dari dua pengemudi merupakan korban PHK. "Artinya kalau dilihat ini menjadi bantalan sosial," ungkapnya.

(pgr/pgr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |