Pencipta ChatGPT Panik, 18 Bulan Lagi Uangnya Habis Tak Bersisa

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - OpenAI menghadapi masalah keuangan yang serius dan pesaing yang menguasai pasar. Untuk menanganinya, perusahaan bakal melakukan perubahan besar pada ChatGPT dan internal OpenAI.

Raksasa AI itu diketahui berencana menggelontorkan lebih dari US$1 triliun (Rp 16.719 triliun) dalam beberapa tahun mendatang. Uang itu digunakan untuk infrastruktur pusat data, di tengah pendapatan yang jauh tertinggal.

Namun para ahli mengatakan OpenAI akan kehabisan uang tunai dalam 18 bulan ke depan.

Sementara itu, CEO OpenAI Sam Altman melakukan beberapa cara untuk menyelamatkan perusahaan. Bulan lalu, dia mengirimkan memo berisi 'kode merah' kepada para karyawannya mendesak menggandakan upaya peningkatan ChatGPT.

Salah satu ide yang pernah dilontarkan adalah memasukkan iklan dalam platform tersebut. Sebenarnya iklan bukan jadi opsi utama Altman, rencana itu pernah disebutnya sebagai jalan terakhir pada 2024 lalu.

Namun hampir dua tahun setelah ucapan itu, iklan akan segera masuk ke ChatGPT. Awal bulan Januari, OpenAI telah mengumumkan ChatGPT segera mengirimkan iklan spam kepada penggunanya, dikutip dari Futurism, Rabu (28/1/2026).

Untuk menekan pengeluaran, OpenAI berencana memperlambat laju perekrutan karyawan baru. Business Insider mengutip pernyataan Altman bari-baru ini yang menyebutkan perusahaan akan melakukan kebijakan itu karena perusahana yang merugi setiap kuartal hingga miliaran dolar.

Dalam pertemuan itu, Altman mengharapkan banyak perusahaan lain tidak melakukan perekrutan secara agresif. Padahal AI bisa melakukan banyak hal dengan sedikit orang.

"Menurut saya, yang sebaiknya tidak kita lakukan dan yang diharapkan perusahaan lain juga tidak melakukannya, adalah merekrut secara agresif, lalu menyadari Ai bisa melakukan banyak hal, dan kita butuh sedikit orang dan harus melakukan percakapan yang tidak nyaman," jelasnya.

"Menurut saya, pendekatan yang tepat adalah melakukan perekrutan lebih lambat namun tetap merekrut," dia menambahkan.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |