Jakarta -
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai memasuki tahap lelang. Proses tersebut dilakukan setelah seluruh persyaratan administrasi dan kesiapan lahan dinyatakan lengkap.
"Alhamdulillah, berdasarkan laporan Sekber, usulan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong sudah memenuhi syarat. Tinggal menunggu proses berikutnya, yaitu lelang, kemudian pembangunan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum," kata Agus dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini disampaikannya saat audiensi bersama Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dan Bupati Maybrat, Papua Barat Daya, Karel Murafer, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).
Pada kesempatan ini, Agus Jabo mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong atas upaya dan keseriusan melengkapi berbagai persyaratan pembangunan serta dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.
Ia menilai program ini merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu serta memutus mata rantai kemiskinan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Erwin selaku Bupati Parigi Moutong. Beliau berjuang luar biasa dan saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya karena tidak lelah datang ke Kementerian Sosial dalam rangka melengkapi dokumen-dokumen pembangunan Sekolah Rakyat," katanya.
Kabar baik ini mendapat sambutan positif dari Bupati Parigi Moutong Erwin Burase. Ia juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait usulan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.
Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Maybrat
Pada kesempatan ini, Bupati Maybrat Karel Murafer menyerahkan dokumen usulan pembangunan Sekolah Rakyat permanen kepada Kementerian Sosial. Karel berharap usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar anak-anak di Kabupaten Maybrat mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.
"Hari ini saya menyerahkan dokumen Sekolah Rakyat Kabupaten Maybrat secara resmi. Harapan kami pemerintah pusat dapat melihat kebutuhan masyarakat sehingga Sekolah Rakyat dapat segera dibangun. Anak-anak Indonesia adalah masa depan menuju Generasi Emas 2045," jelas Karel.
Agus menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Maybrat yang telah menyerahkan dokumen usulan pembangunan Sekolah Rakyat. Ia menegaskan program tersebut ditujukan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan.
"Kita sebagai negara harus menjemput, mendampingi, dan mengantarkan mereka untuk mewujudkan cita-citanya. Semua anak Indonesia harus sekolah, tidak pandang bulu. Yang miskin menjadi tugas negara untuk menyekolahkan mereka," pungkasnya.
Simak juga Video 'Pemprov DKI Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta':
(ega/ega)
















































