Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) yang dipimpin oleh Gubernur URI Donny Ermawan. Donny mengatakan pembentukan URI mengadopsi lembaga pendidikan Prancis pencetak pemimpin masa depan.
"Jadi itu akan terintegrasi dari lulusan SMA yang bagus-bagus, kemudian akan masuk ke perguruan tinggi, dan kemudian masuk kepada pemerintahan ataupun kepada BUMN," kata Donny Ermawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembentukan URI, menurut Donny, meniru apa yang dilakukan oleh pemerintah Prancis dengan membentuk École nationale d'administration atau ENA. Kini lembaga tersebut bernama Institut National du Service Public atau INSP.
Prancis mendirikan lembaga itu pada tahun 1945 oleh Charles de Gaulle untuk mendemokratisasi akses ke layanan sipil senior. Fungai INSP menjadi sekolah pembinaan kedinasan tingkat atas Prancis, di mana banyak lulusannya menjadi presiden, menteri, dan pejabat tinggi negara.
"Dan inilah yang digagas oleh beliau seperti halnya negara-negara tetangga kita juga mempunyai lembaga yang seperti yang kita ciptakan ini, yaitu seperti halnya kalau di Prancis kita kenal ENA ataupun sekarang namanya INSP, itu adalah beberapa pejabat tinggi dari Prancis juga lulusan dari sekolah tersebut," ujar Wamenhan tersebut.
Donny berharap URI dapat mengadopsi apa yang dilakukan dan dicetak oleh INSP Prancis. URI membawahi dan mengintegrasikan tiga badan pendidikan.
"Nah, ini diharapkan juga seperti itu juga, kita akan mendidik, melatih baik karakternya ataupun pemikirannya, managerial skill akan kita berikan penanaman kepada mereka sehingga akan bisa menjadi pemimpin di masa depan. Jadi kira-kira itu yang perlu saya sampaikan apa lembaga ini, apa yang dimaksud dengan URI ini dan BPPK ini," imbuhnya.
Prabowo sebelumnya resmi melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia. Prabowo juga melantik Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Pelantikan digelar digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7), bersama Sudaryono, yang juga dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut hadir dalam pelantikan tersebut.
(rfs/azh)
















































