Obama Buka Suara Soal Video Trump yang Menggambarkannya Sebagai Kera

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Presiden AS Barack Obama secara tidak langsung menanggapi video rasis yang diunggah di media sosial Presiden Donald Trump. Dalam sebuah podcast, ia mengatakan "rasa malu" dan "kesopanan" pejabat publik kini telah hilang.

Video yang menyinggung tersebut menyertakan klip yang menggambarkan Obama dan istrinya Michelle sebagai kera, telah menuai kritik luas dari Demokrat dan Republik.

Gedung Putih awalnya membela video tersebut, menyebut reaksi negatif itu sebagai "kemarahan palsu". Unggahan tersebut kemudian disalahkan pada seorang anggota staf dan dihapus.

Obama berbicara kepada podcaster liberal Brian Tyler Cohen, yang menanyakan kepada presiden kulit hitam pertama AS tentang nada wacana politik. Cohen menyebut unggahan Trump di antara beberapa kontroversi baru-baru ini.

Klip tersebut - yang diiringi lagu The Lion Sleeps Tonight - disertakan di akhir video yang dibagikan oleh akun Truth Social milik Trump yang berisi klaim tak berdasar tentang kecurangan pemilu pada tahun 2020.

Unggahan tersebut menyebabkan kemarahan dari para politisi, termasuk dari anggota senior partai Republik Trump.

Senator Tim Scott - satu-satunya senator Republik berkulit hitam - menggambarkannya sebagai hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih ini.

Klip tersebut mengingatkan pada karikatur rasis yang membandingkan orang kulit hitam dengan monyet, dan tampaknya diambil dari unggahan X yang dibagikan oleh pembuat meme konservatif Xerias pada bulan Oktober.

Trump telah mengatakan kepada wartawan bahwa dia "tidak melihat" bagian video yang menunjukkan keluarga Obama.

"Saya tidak membuat kesalahan," katanya kepada wartawan ketika ditanya apakah dia berencana untuk meminta maaf.

Podcast berdurasi 47 menit yang menampilkan Obama dirilis pada hari Sabtu kemarin (14/2/2026). Episode dimulai dengan pembawa acara memintanya untuk mengomentari kondisi arah kebijakan pemerintah AS, yang menurutnya telah merosot ke tingkat kekejaman yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

Cohen mencatat klaim Gedung Putih bahwa "korban" Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) adalah "teroris domestik", dan menambahkan "beberapa hari yang lalu, Donald Trump menempatkan gambar Anda, wajah Anda, di tubuh kera".

Obama menanggapi dengan mengatakan: "Penting untuk menyadari bahwa mayoritas rakyat Amerika menganggap perilaku ini sangat mengganggu.

"Memang benar bahwa hal itu menarik perhatian. Memang benar bahwa itu mengalihkan perhatian."

Namun Obama mengatakan bahwa saat berkeliling AS, ia bertemu dengan orang-orang yang "masih percaya pada kesopanan, keramahan, dan kebaikan".

"Ada semacam pertunjukan badut yang terjadi di media sosial dan di televisi," lanjutnya.

"Dan yang benar adalah tampaknya tidak ada rasa malu tentang hal ini di antara orang-orang yang dulu merasa bahwa Anda harus memiliki semacam kesopanan dan rasa pantas serta rasa hormat terhadap jabatan, bukan?"

"Itu telah hilang," sebutnya. Dalam pernyataannya tersebut, Obama sama sekali tidak menyebut nama Trump dalam tanggapannya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |