Pesan Iduladha Menag Ingatkan Teladan 2 Nabi Besar, Singgung Keadilan

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti makna di balik kurban dalam pesan Hari Raya Iduladha 1447 H/2026. Dia menekankan, keikhlasan dan kepedulian harus terus diteguhkan.

Tak hanya itu, Menag juga menyoroti dinamika kehidupan bersama. Karena itu, dia mengajak semua umat meneguhkan tanggung jawab sosial.

"Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Iduladha mengajak kita untuk kembali meneguhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial," katanya, dikutip dari situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (27/5/2026).

"Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan bahwa pengorbanan adalah tentang mendahulukan kemaslahatan yang lebih besar. Nilai inilah yang harus kita hadirkan dalam kehidupan berbangsa," ucap Nasaruddin.

Ibadah kurban, sambungnya, memiliki makna sosial yang nyata. Dalam hal itu, dia menekankan maknanya dalam mendukung ketahanan pangan.

"Daging kurban yang dibagikan bukan hanya simbol, tetapi bentuk konkret kepedulian, menguatkan ketahanan pangan dan protein keluarga, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan berkontribusi pada upaya pemenuhan gizi, termasuk dalam pencegahan stunting," ujarnya.

"Semangat berkurban adalah energi kebersamaan. Ia menggerakkan solidaritas, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan keadilan sosial. Dari sinilah kita membangun bangsa, dari kepedulian yang sederhana, tetapi berdampak luas," tegas Nasaruddin.

Dia pun mengajak agar menjadikan Iduladha sebagai momen memperluas manfaat, memperkuat empati, dan memastikan setiap ibadah dilakukan memberi dampak bagi sesama.

"Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT menerima ibadah kurban kita dan memberkahi bangsa Indonesia," pungkas Nasaruddin.

(dce/dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |