Mensos Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Ende

4 hours ago 4

Jakarta -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur di Lapangan Perse, Kabupaten Ende. Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia'.

Ribuan peserta upacara terdiri dari berbagai unsur masyarakat antara lain jajaran aparatur sipil negara (ASN), personel TNI, anggota Polri, perwakilan organisasi kepemudaan, serta pelajar se-Kabupaten Ende.

Upacara turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere, Bupati Kabupaten Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Anggota DPR RI Dipo Nusantara Pua Upa, serta jajaran Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Ende.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selaku Inspektur Upacara, Gus Ipul membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, yang menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai panduan menghadapi berbagai tantangan bangsa maupun dunia.

"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," imbuh Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2026).

Usai upacara, Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Ende yang mengikuti seluruh rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila.

"Saya berterima kasih diberi kesempatan untuk ikut dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Suasananya khidmat, masyarakat juga antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Tentu ini menjadi bagian penting bagi bangsa Indonesia," katanya.

Gus Ipul juga mengajak seluruh peserta upacara menyanyikan lagu Pancasila Rumah Kita ciptaan Franky Sihalatua bersama seluruh peserta upacara.

Sebagai kota tempat Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno menjalani masa pengasingan pada 1934-1938, Ende memiliki posisi istimewa dalam sejarah lahirnya Pancasila. Di kota inilah Soekarno banyak melakukan perenungan yang kemudian melahirkan gagasan-gagasan dasar tentang kebangsaan Indonesia.

Karena itu, setelah upacara selesai, Gus Ipul mengunjungi Pohon Sukun yang berada di kawasan Taman Renungan Bung Karno. Pohon tersebut menjadi tempat Soekarno merenungkan nilai-nilai yang kemudian dirumuskan menjadi Pancasila.

Rangkaian upacara ditutup dengan Gus Ipul menari tarian tradisional Gawi secara massal bersama sekitar 3.000 pelajar serta masyarakat Kabupaten Ende sebagai simbol persatuan dan kebersamaan.

Gus Ipul pun mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekedar jargon.

"Dengan Pancasila kita bisa sekarang menjadi sebuah bangsa yang kuat. Maka itu mari kita laksanakan sila-sila Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari. Ini tidak hanya sekedar jargon, ini adalah memang pandangan hidup kita yang kita laksanakan dalam setiap kehidupan kita," ujarnya.

Gus Ipul juga mengaku terkesan dengan semangat kolaborasi yang ditunjukkan para kepala daerah di Ende dan NTT dalam mendukung berbagai program strategis Presiden Prabowo.

"Saya lihat semangat dari gubernur, dari bupati wali kota se-NTT ini yang terasa selama saya kunjungan di sini. Semua punya tekad, punya semangat untuk kerja keras, memanfaatkan semua sumber daya yang ada, berkolaborasi dengan kita semua dalam rangka untuk mewujudkan berbagai program, khususnya mendukung program strategis Bapak Presiden," kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, semangat tersebut menjadi modal penting untuk mendukung berbagai program strategis Presiden dalam peningkatan sumber daya manusia, termasuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat, hingga penyaluran bantuan sosial yang semakin tepat sasaran melalui penguatan dan konsolidasi data tunggal.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |