Mal Ramai Rombongan Cari Jodoh, Bos Pengusaha Ungkap Hal Tak Terduga

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengusaha pusat perbelanjaan atau mal buka suara soal adanya kegiatan pencari jodoh di beberapa mal pada beberapa hari lalu yang membuat banyak pengunjung berdatangan ke mal.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakankegiatan tersebut merupakan bagian dari beberapa program yang diselenggarakan oleh mal dan komunitas tertentu.

"Acara tersebut merupakan salah satu dari berbagai program kegiatan ataupun aktivitas yang diselenggarakan oleh pusat perbelanjaan, termasuk diantaranya berbagai acara yang terkait antara lain seperti edukasi, kebudayaan, musik, hiburan, hobby, sosial dan lain sebagainya," kata Alphonzus Widjaja saat dihubungi CNBC Indonesia, dikutip Rabu (28/1/2026).

Karena mal menjadi salah satu fasilitas publik yang memiliki fungsi strategis, oleh karena itu, banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan acara ataupun aktivitas.

Bagi mal, kegiatan-kegiatan termasuk pencarian jodoh tentunya tak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman yang menarik bagi para pengunjungnya.

Suasana gerai jasa Foto: Suasana gerai jasa "Cari Jodoh" Cindo Match di Mall Of Indonesia (MOI), Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Suasana gerai jasa "Cari Jodoh" Cindo Match di Mall Of Indonesia (MOI), Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

"Penyelenggaraan berbagai kegiatan acara ataupun aktivitas tersebut tidak hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat baik secara individu maupun komunitas, tetapi juga dapat memberikan pengalaman atau experience yang unik ataupun khusus bagi para pengunjung," lanjutnya.

Selain itu, dengan adanya kegiatan tertentu di mal, hal ini dapat meningkatkan kunjungan ke mal dan yang paling utama untuk meningkatkan penjualan, terutama tenant-tenant yang ada di mal.

"Bisa juga dapat meningkatkan kunjungan ke mal dan meningkatkan penjualan tenant-tenant yang ada di mal," jelasnya.

Alphonzus pun menegaskan adanya kegiatan di mal bukan hanya semata-mata untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga berdampak lainnya.

"Pada dasarnya, kegiatan di mal berdampak positif ke mal dan masyarakat, dari pihak mal diuntungkan karena okupansi dan penjualan meningkat, sedangkan dari sisi pelanggan, mendapat pengalaman yang baru dan tentunya kebutuhan terpenuhi," terangnya.

Sebelumnya, muncul fenomena baru di beberapa mal, di mana banyak pelanggan yang mulai mencari jodoh di mal. Hal ini pun memunculkan fenomena baru yakni rombongan cari jodoh (rocadoh).

Para rocadoh pun akhirnya sudah menemukan tempat untuk mencari pasangan di dalam mal melalui jasa cari jodoh yang saat ini sudah dibuka melalui gerai dan kegiatan tertentu.

Adapun gerai jasa cari jodoh pertama kalinya di Indonesia hadir di Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara. Gerai tersebut bernama Cindo Match.

Tak hanya berbentuk gerai di MOI, pengelola Cindo Match juga sudah beberapa kali menggelar kegiatan di mal. Baru-baru ini, kegiatan cari jodoh dilakukan di Green Sedayu Mall, Cengkareng Jakarta Barat pada 24-25 Januari 2026. Sebelumnya, gelaran yang sama juga digelar di Pakuwon City Mall, Surabaya Jawa Timur pada 22-23 November 2025.

Pada gelaran cari jodoh di dua mal tersebut, antusias pengunjung pun cukup tinggi, membuat pengelola jasa cari jodoh yang awalnya ajang cari jodoh tersebut dikhususkan untuk etnis Tionghoa-Indonesia atau Cindo, tetapi kini sudah dibuka untuk umum atau non-Cindo.

(chd/wur)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |