Wisata ke Korea Selatan, tidak hanya soal belanja skincare, nonton konser dan kuliner enak. Ada hal menarik yang bisa ditemukan di luar Seoul. Dengan perjalanan sekitar 2 jam, ada salah satu tempat wisata yang terkenal berlokasi di Paju, Gyeonggi-do. Wisata sejarah yang menegangkan tersebut adalah DMZ, atau Zona Demiliterisasi. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
DMZ adalah perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara yang dijaga ketat. Meskipun terkesan menegangkan, DMZ menawarkan pengalaman unik dan berkesan yang tidak akan kamu temukan di tempat lain. Di DMZ, pengunjung bisa mendatangi beberapa tempat menarik. CNBC Indonesia melalui The Journalists Association of Korea (JAK), mendapatkan akses masuk ke DMZ. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Odusan Unification Observatory. Di sini, pengunjung bisa melihat langsung pemandangan pemandangan perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara di tempat pertemuan Sungan Hangag dan Sungai Imjingang. Pengunjung bisa meneropong ke wilayah Korea Utara yang berjarak cukup dekat sekitar 2-4 Km dari tempat observatorium. Adapun, pengunjung dilarang mengambil gambar ke arah jembatan dan sejumlah titik zona militer Korea Utara. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
Jika cuaca cerah, pengunjung bisa melihat aktivitas warga Korea Utara dari Odusan Unification Observatory yang telah dibangun sejak 1992. Pengunjung juga bisa mendapatkan mengenai sejarah unifikasi Korea Utara dan Korea Selatan. Adapun, tiket ke observatorium ini gratis. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
Dari Odusan Unification Observatory, pengunjung bisa memasuki kawasan DMZ dengan melewati Jembatan Unifikasi. Untuk memasuki kawasan DMZ, pengunjung harus meninggalkan paspornya. Tidak semenegangkan yang dibayangkan, di dalam area DMZ, pengunjung bisa menikmati berbagai kegiatan, termasuk berkunjung ke Camp Greaves. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
Camp Greaves adalah camp yang dibangun oleh tentara Amerika Serikat di dekat area DMZ. Camp ini telah diserahkan sepenuhnya kepada Korea Selatan pada 2007, menyusul ditariknya pasukan AS dari Korea. Baru pada 2012, pemerintah Provinsi Gyeonggi-do mengembangkan Camp Greaves menjadi fasilitas untuk berbagi pengalaman keamanan di area DMZ. Pada 2015, camp ini resmi dinamakan Dream Making Zone atau DMZ oleh Gyeonggi Tourism Organization. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
Camp Greaves kini dijadikan museum, fasilitas perdamaian dan keamanan serta youth hostel bagi pemuda-pemudi. Ini menjadi hostel pertama yang dibuka di sekitar DMZ, di Paju. Camp Greaves pernah menjadi lokasi syuting drama Korea ‘Descendants of the Sun’ pada 2016. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
Tak jauh dari Camp Greaves, pengunjung bisa belajar sejarah di Joint Security Area (JSA) Museum. Museum ini menawarkan wawasan mendalam tentang sejarah perbatasan, Perang Korea, dan ketegangan antar-Korea melalui pameran arsip, foto, dan dokumen sejarah. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)


















































