King Cobra 4 Meter Masuk Kantor BRIN di Tangsel, Evakuasinya Menegangkan

1 week ago 9
Tangerang Selatan -

Ular king cobra sepanjang 4 meter masuk ke kantor BRIN Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Evakuasi ular itu berlangsung menegangkan karena ular yang agresif.

Evakuasi dilakukan oleh pegiat reptil, Teguh Exopets, pada Senin (11/5) malam. Dia mengatakan ular itu awalnya dilihat di depan gedung oleh sekuriti.

Dia mengatakan ular kemudian masuk ke toilet gedung. Sekuriti kemudian menutup pintu toilet dan menghubungi Teguh.

"Ada yang lihat, terus panik. (Ular) masuk ke dalam gedung, ke toilet. Lalu ditutup agar ular dievakuasi. Setelah itu saya dihubungi," kata Teguh saat dihubungi, Rabu (13/5/2026).

Teguh mengatakan datang ke kantor BRIN Tangsel dengan tangan kosong karena sudah terbiasa menangani king cobra. Dia masuk ke toilet, lalu menarik buntut ular tersebut.

Proses evakuasi king cobra dari kantor BRIN Tangsel (dok. Istimewa)Proses evakuasi king cobra dari kantor BRIN Tangsel (dok. Istimewa)

Dalam video yang dilihat, ular besar itu tampak menyerang Teguh saat ekornya ditarik. Teguh terlihat menghindar. Setelah itu, ular terlihat menyerang Teguh lagi.

"King cobra kan karakternya beda-beda, ada yang anteng, ada yang tipikal pengejar. Kalau yang itu pengejar, makanya ada sentakan dua atau tiga kali," katanya.

Dia mengatakan ada sekitar 20 orang sekuriti yang berjaga. Teguh mengatakan meminta para sekuriti menjauh karena khawatir ular yang agresif.

"Di gedung itu ramai sekuriti, ada 20 orang. Kebetulan, ya sudah mundur saja, saya mau evakuasi. Ngeri juga kan kalau orang yang tidak terbiasa," ujarnya.

Teguh akhirnya menggunakan tongkat untuk mengevakuasi ular. Dia mengatakan hal itu dilakukan agar evakuasi berlangsung lebih aman.

"Akhirnya, dengan susah payah, awalnya tidak pakai alat, tapi akhirnya pakai alat jepitan ular agar lebih aman. Jadi kondusif," ujarnya.

Ular tersebut kini berada di rumah Teguh. Rumah itu juga menjadi tempat pemeliharaan reptil.

Dia berharap masyarakat tidak gegabah jika melihat ular. Dia mengatakan warga dapat menghubungi pemadam kebakaran, BPBD, atau pegiat reptil untuk membantu evakuasi.

"Jika (ular) masuk rumah, lebih baik dipantau, lalu hubungi pemadam atau BPBD. Kalau ada yang lebih cepat, misalnya reptiler, boleh, yang pasti memang ahlinya di bidang itu. Jangan asal tangkap ular kalau kita tidak tahu jenis ularnya. Takut kenapa-kenapa," katanya.

Saksikan Live DetikSore :

Tonton juga video "Momen Warga di Gorontalo Panik Ada Ular Kobra 2 Meter Masuk Rumah"

(aik/haf)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |