Dalih Febryan Bunuh dan Lempar Wanita Yatim Piatu dari Tol BORR: Sakit Hati

3 hours ago 1
Kota Bogor -

Polresta Bogor Kota mengungkap kasus pembunuhan wanita dilempar dari jalan layang Tol BORR ke Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis) Kota Bogor. Kepada polisi, pelaku M Febryan alias Ambon (26) mengaku tega membunuh korban karena sakit hati atas ucapan korban.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro mengatakan korban dan pelaku merupakan teman masa SMA yang kembali bertemu. Saat pertemuan pertama, pelaku mengaku sakit hati dengan respons korban, saat diceritakan kondisi orang tuanya yang sudah meninggal.

"Pada tanggal 2 Mei 2026, keduanya bertemu di Air Mancur dan saat itu korban menanyakan kepada tersangka bagaimana kabar orang tuamu, ini hasil pemeriksaan tersangka ya, kemudian tersangka menyampaikan 'saya sudah tidak punya orang tua', sehingga kemudian ada kalimat-kalimat yang membuat tersangka sakit hati," kata Rio, Senin (25/5/2026).

Berdalih sakit hati, pelaku kemudian merencanakan pertemuan kedua dengan niat membunuh korban. Untuk membunuh korban, pelaku membawa golok dan dasi berwarna biru di dalam tas.

"Kemudian karena sakit hati yang mendalam, dua minggu kemudian, tersangka mengajak bertemu kepada korban, yaitu terjadi pada Jumat, 22 Mei. Pada saat pertemuan kedua, korban tidak tahu kalau tersangka sudah menyiapkan peralatan-peralatan," kata Rio.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Bagus Azi Lesmana mengatakan pihaknya masih menggali keterangan pelaku terkait kemungkinan ada motif lain.

"Sementara itu jadi motif tunggal ya. Kita masih dalami keterangan pelaku, kita masih pemeriksaan lanjutan," kata Azi.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan, korban sempat mengatakan pelaku dengan kalimat 'kasihan' karena tidak memiliki orang tua.

"Tersangka dan korban menceritakan tentang kehidupan masing-masing hingga membuat korban mengatakan kepada tersangka 'kasihan tidak memiliki orang tua' dan menertawakan tersangka MF. Hal tersebut yang membuat tersangka MF sakit hati kepada korban AA dan memicu rasa dendam," kata Azi.

Jasad AA ditemukan tak bernyawa di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu (23/5), sekitar pukul 01.15 WIB. Korban sempat berpamitan untuk ngopi pada Jumat (22/5), sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban diduga tewas akibat dianiaya pelaku M Febryan. Polisi menangkap Febryan yang membawa kabur mobil korban. Febryan terguling di tol saat kabur dari kejaran polisi.

(sol/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |