Jakarta -
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbicara mengenai visi dan langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian bangsa di tengah dinamika global saat ini. Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi kemajuan Indonesia.
Hal itu disampaikan Kapolri saat memimpin apel ojol dan buruh kamtibmas di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). Kapolri awalnya berbicara mengenai situasi global saat ini yang sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja.
Dia menyampaikan konflik di Timur Tengah telah berdampak pada kenaikan harga minyak dunia yang kemudian diikuti dengan potensi lonjakan di kawasan dan dalam negeri. Kapolri berharap perang di Timur Tengah segera berakhir dan upaya perdamaian dapat dicapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolri mengatakan pemerintah terus melakukan diplomasi dengan mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Selain itu, kata Kapolri, Indonesia juga aktif dalam berbagai forum di dunia untuk menyuarakan perdamaian.
Atas situasi global tersebut, Kapolri menyampaikan pemerintah telah menetapkan berbagai program dan kebijakan yang dirumuskan dalam Asta Cita, 17 program prioritas, 8 program hasil terbaik cepat dan 9 sasaran prioritas nasional.
"Berbagai kebijakan tersebut diwujudkan melalui upaya hilirisasi energi dan industri serta swasembada pangan guna memperkuat kemandirian bangsa, sehingga Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri," kata Kapolri.
Selain itu, kata Kapolri, pemerintah saat ini terus mendorong hilirisasi di berbagai sektor antara lain industri bauksit, baterai listrik, otomotif, semikonduktor dan berbagai komoditas strategis lainnya. Kapolri menyampaikan penguatan juga dilakukan pada sektor pangan, perikanan hingga industri makanan.
"Pemerintah juga mendorong peningkatan lifting minyak melalui pembukaan sumur-sumur baru, optimalisasi pengelolaan sumur tua, serta mengurangi ketergantungan impor dari negara lain khususnya terkait pangan dan energi," kata Kapolri.
Kapolri mengatakan berbagai langkah itu diharapkan dapat membuka ruang ekonomi dan lapangan kerja yang luas. Dukungan dari para buruh dan ojol dinilai penting dalam program-program tersebut.
"Salah satu hal penting yang perlu dijaga adalah iklim investasi yang kondusif, sehingga hilirisasi dan investasi dapat terus berkembang, baik melalui Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)," tutur Kapolri.
Kapolri pun menyampaikan seruan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan. Dia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi.
"Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional," kata Kapolri.
Simak juga Video 'Komitmen Kapolri Dampingi Perjuangan Buruh Lewat Desk Ketenagakerjaan':
(knv/gbr)


















































