Kapolres Sukoharjo Luncurkan Program Tracing TB Paru, Libatkan Bhabinkamtibmas

14 hours ago 2

Jakarta - Polres Sukoharjo melalui Satbinmas bersama Sie Dokkes Polres Sukoharjo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo resmi meluncurkan Program Tracing Tuberkulosis (TB) Paru. Hal ini untuk mendukung percepatan penanganan dan penanggulangan penyakit menular tersebut di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (2/6/2026) itu dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo. Kegiatan ini dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo Komisi IV Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, pejabat utama Polres Sukoharjo, Forkopimcam Mojolaban, para kanit binmas, perwakilan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sukoharjo, serta masyarakat Desa Laban.

Program ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung program nasional menuju Indonesia Bebas TB Paru. Hal ini juga untuk memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat hingga tingkat desa.

Dalam sambutannya, AKBP Anggaito Hadi Prabowo menegaskan program tracing TB Paru tidak hanya dilaksanakan secara seremonial. Akan tetapi, katanya program ini dijalankan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo.

"Kegiatan ini akan dilaksanakan di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Kami juga telah menjalin kerja sama dengan 10 rumah sakit negeri maupun swasta yang berada di Kabupaten Sukoharjo dan Kota Surakarta untuk mendukung pelaksanaan tracing, pemeriksaan, hingga penanganan pasien TB paru," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah strategis untuk mempercepat penemuan kasus dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga untuk menekan angka penyebaran TB Paru di wilayah Sukoharjo.

AKBP Anggaito berharap peran aktif Bhabinkamtibmas dapat menjadi jembatan antara masyarakat dengan fasilitas kesehatan. Sehingga, katanya, warga yang memiliki gejala atau kontak erat dengan penderita TB paru dapat segera terdeteksi dan mendapatkan penanganan medis yang tepat.

AKBP Anggaito secara resmi meluncurkan Program Tracing TB Paru yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program di seluruh wilayah hukum Polres Sukoharjo.

Selain launching program, AKBP Anggaito juga menyerahkan secara simbolis Kit Tracing TB Paru kepada perwakilan Bhabinkamtibmas. Perlengkapan tersebut dibagikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sukoharjo.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Binmas Polres Sukoharjo menjelaskan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ini diharapkan mampu mempercepat deteksi dini kasus TB Paru melalui pendekatan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

"Melalui program ini, Bhabinkamtibmas akan membantu melakukan tracing dan edukasi kepada masyarakat sehingga kasus TB Paru dapat ditemukan lebih cepat, ditangani dengan tepat, serta mencegah penyebaran yang lebih luas," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Pencegahan Pengendalian Penyakit (Yankes P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Sugeng Triyono, memberikan materi terkait penanganan dan pencegahan TB Paru kepada para peserta kegiatan. Materi tersebut mencakup tata cara tracing, deteksi dini gejala, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila ditemukan warga yang diduga terpapar TB Paru.

Dengan diluncurkannya Program Tracing TB Paru ini, Polres Sukoharjo berharap kolaborasi antara kepolisian, tenaga kesehatan, rumah sakit, dan masyarakat dapat semakin memperkuat upaya pencegahan serta menekan angka penderita TB Paru di Kabupaten Sukoharjo.

Lihat juga Video: Strategi Pemerintah Tekan Kasus TBC di Indonesia

(whn/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |