JPO Stasiun Bogor Dibongkar Dini Hari Nanti, Jalan di Sekitarnya Bakal Ditutup

3 days ago 3
Bogor -

Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Stasiun Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, akan dibongkar. Pemkot Bogor bakal melakukan rekayasa lalu lintas saat proses pembongkaran dilakukan.

"Rencananya malam ini (dini hari) pembongkarannya. Untuk lalu lintas rencananya nanti akan ada penutupan mulai jam 00.00 sampai jam 04.00 WIB, pokoknya ditutup selama 4 jam," kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bogor Ridwan ketika dihubungi detikcom, Kamis (25/6/2026).

Pembongkaran akan dilakukan mulai Jumat (26/6) hingga Kamis (2/7). Seluruh akses jalan yang melintasi JPO akan ditutup total saat proses pembongkaran mulai pukul 00.00 WIB hingga 04.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penutupan dilaksanakan paling cepat empat hari, paling lama tujuh hari. Jadi penutupan hanya pada malam hari, penutupannya hanya 4 jam," ujarnya.

Dia menyebutkan ada pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik saat pembongkaran dilakukan. Pengalihan di antaranya terjadi di Jalan Paledang, Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Mayor Oking.

"Untuk kendaraan dari arah Jalan Juanda misalnya, kendaraan yang ke arah Jembatan Merah itu tidak bisa lewat stasiun, nanti diluruskan ke Jalan Jenderal Sudirman. Sebaliknya, yang dari Jembatan Merah arah Jalan Juanda dialihkan ke Jalan Merdeka dan seterusnya," kata Ridwan.

"Jadi intinya tidak ada sama sekali kendaraan yang melintas di bawah JPO selama proses pembongkaran, akan ditutup total. Karena kan JPO itu bahannya beton, dari segi keselamatan itu kan membahayakan pengendara juga atau pejalan kaki, makanya ditutup total," imbuhnya.

Sebagai informasi, JPO di depan Stasiun Bogor telah ditutup sejak 2025. Penutupan dilakukan karena konstruksi JPO dinyatakan rusak berat berdasarkan hasil penelitian konstruksi Ditjen Bina Marga Kementerian PU.

JPO tersebut awalnya merupakan akses penyeberangan dari dan ke area Stasiun Bogor. Selama penutupan, penumpang KRL menyeberangi Jalan Kapten Muslihat melalui pelican crossing.

"Penutupan ini dilakukan setelah hasil penelitian kelayakan konstruksi oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan Nomor BM 0503-DO/689 menyatakan bahwa kondisi JPO tersebut sudah tidak layak digunakan," kata Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dalam keterangannya diterima detikcom, Rabu (20/8/2025).

Saksikan Live DetikSore :

Tonton juga video "POV: Jalan Kaki ke JIS dan Ancol via JPO Baru, Seberapa Jauh?"

(sol/haf)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |