Intip Negara yang Ilmu Pengetahuannya Terbaik, Ada RI?

2 hours ago 1

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia

15 February 2026 10:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan sains atau ilmu pengetahuan dalam sebuah negara telah menjadi sebuah landasan dan tolok ukur bagi kemajuan bangsa dan negara yang bersangkutan.

Faktanya, saat ini ada banyak negara yang saling berlomba-lomba untuk mengembangkan sains, entah itu dalam hal medis, pendidikan, teknologi, penelitian luar angkasa, dan lain sebagainya.

Dalam mengukur negara yang sudah memiliki ilmu pengetahuan yang cukup canggih, OECD menggunakan skor Programme for International Student Assessment (PISA), yakni indikator internasional yang mengukur kemampuan literasi membaca, matematika, dan sains siswa berusia 15 tahun.

PISA menilai keterampilan fungsional dan penerapan pengetahuan siswa dalam situasi kehidupan nyata, bukan sekadar hafalan kurikulum.

Lalu, negara mana saja yang memiliki perkembangan sains terpesat di dunia? Bidang sains apa saja yang mereka kuasai? Berikut ini daftarnya, berdasarkan data dari Visual Capitalist dan OECD.

Berdasarkan data di atas, negara yang berada di lima besar teratas mayoritas berasal dari Asia. Hal ini menandakan Asia semakin memantapkan posisi sebagai pusat perkembangan sains dan teknologi dunia.

1. Singapura

Berdasarkan data dari Visual Capitalist dan OECD, Singapura menempati peringkat pertama secara keseluruhan dengan skor sains rata-rata 561, menempatkannya jauh di depan setiap negara lain dalam penelitian ini.

Singapura dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem kesehatan terbaik di dunia. Hal ini membuktikan bahwa Singapura juga peduli dalam perkembangan sains untuk kemajuan negaranya.

Bahkan, ada banyak pasien dari negara-negara lain yang datang ke Singapura khusus untuk berobat dan berkonsultasi dengan dokter.

Sistem kesehatan di Singapura memang agak berbeda dengan negara-negara lain. Selain asuransi, pemerintah Singapura menerapkan subsidi untuk warga negaranya yang membutuhkan biaya pengobatan. Pemerintah Singapura juga memasarkan sistem kesehatannya ke seluruh dunia, termasuk Eropa dan Amerika.

Tak mengherankan jika Singapura menjadi salah satu negara yang diperhitungkan dalam bidang sains, terutama medisnya. Meskipun negaranya kecil, Singapura telah membuktikan bahwa dengan sains, mereka dapat dihargai di mata dunia. Singapura Juga unggul dalam kemampuan matematika.

2. Jepang

Membicarakan Jepang sebagai Bapak Inovasi di bidang sains dan teknologi memang tak ada habis-habisnya. Mulai dari robot, automotif, kedokteran, sistem pendidikan, dan inovasi sains lainnya sudah diakui oleh dunia.

Hampir di setiap negara ada mobil atau motor buatan Jepang. Bahkan, sebagian besar produk elektronik yang beredar di dunia merupakan produksi Jepang.

Dalam data yang dihimpun oleh Visual Capitalist dan OECD, peringkat sains atau skor PISA di Jepang mencapai 547, menjadikan negara kedua ilmu pengetahuan terbaik di dunia.

Jepang juga menjadi tolok ukur atau patokan bagi penanganan bencana alam, karena sering dilanda bencana alam. Namun dengan teknologi dan sains, Jepang mampu mengatasi dan bahkan mengurangi dampak dari bencana alam yang kerap terjadi di Negeri Sakura tersebut.

3. Makau

Makau sebagai wilayah administratif khusus China, bertransformasi menjadi hub sains melalui investasi teknologi, pendidikan tinggi, dan kolaborasi luar angkasa.

Fokus utamanya mencakup pengembangan Universitas Sains dan Teknologi Makau (MUST), Pusat Sains Makau, serta proyek satelit, seperti satelit "Macao Science 1".

Bahkan, pemerintah Makau berupaya mendiversifikasi perekonomiannya yang sebelumnya berpusat pada pariwisata dan kasino menjadi ke arah industri teknologi dan sains.

Meskipun terkenal sebagai "Las Vegas dari Timur" karena surganya kasino di Asia, Makau kini aktif mengintegrasikan diri ke dalam pembangunan teknologi bersama China.

4. Taiwan

Taiwan dikenal sebagai negara yang unggul dalam produksi semikonduktor. Namun, Taiwan juga menjadi negara pelopor dalam pengembangan teknologi fasilitas berkelanjutan yang mendukung industri ini.

Seiring dengan kemajuan teknologi chip ke level 5-nm hingga 2-nm, pabrik-pabrik harus memenuhi standar tinggi untuk air ultrapure, pengendalian getaran, dan sistem lingkungan.

Industri semikonduktor melibatkan ratusan proses yang menggunakan banyak bahan kimia berbahaya, sehingga diklasifikasikan sebagai industri berisiko tinggi.

Karena itu, regulasi ketat dan pengelolaan limbah menjadi prioritas, termasuk penerapan strategi daur ulang dan prinsip ekonomi sirkular untuk mengurangi dampak lingkungan.

Keahlian Taiwan juga diterapkan dalam ekspansi internasional, seperti pembangunan pabrik TSMC di AS yang berlangsung lebih cepat dibanding Intel. Berkat investasi besar dalam R&D dan kolaborasi industri, Taiwan terus memimpin dalam inovasi dan keberlanjutan industri semikonduktor global.

5. Korea Selatan

Di Asia, persaingan antara Korea Selatan dan Jepang menjadi salah satu persaingan negara "gajah" di bidang sains dan teknologi.

Korea Selatan sudah banyak menelurkan produk-produk teknologi, baik elektronik maupun otomotif. Kualitas pendidikan di Korea Selatan juga terbilang cukup bersaing di Asia dan bahkan dunia.

Negeri Ginseng yang dulunya berbasis pertanian dan perkebunan, saat ini sudah menjadi salah satu negara yang menguasai dunia di bidang inovasi teknologi.

Bahkan, menurut data yang dikeluarkan oleh Cornell University dan Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia, Korea Selatan menempati posisi 11 dunia dalam hal inovasi teknologi.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(chd/chd)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |