IHSG Lanjutkan Reli, Saham Ini Potensi Cuan

18 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa (14/04) di zona positif dengan penguatan 2,34% ke level 7.675,95. 

Kenaikan indeks ditopang oleh saham-saham unggulan seperti MORA yang melesat 25,00%, BBCA naik 2,66%, serta BREN yang menguat 7,00% sebagai penggerak utama. Sebaliknya, tekanan datang dari saham MSIN yang turun 14,77%, TLKM melemah 2,19%, dan DCII terkoreksi 1,14%. 

Dari sisi aliran dana, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp48,09 miliar di pasar reguler dan Rp30,74 miliar di seluruh pasar. 

Secara sektoral, mayoritas sektor menguat dengan 9 dari 11 sektor berada di zona hijau, di mana sektor infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi 5,62%, sementara sektor consumer cyclical menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan terdalam sebesar 0,95%. 

Sentimen positif juga terlihat dari pasar global, di mana indeks utama di Amerika Serikat ditutup menguat, didorong optimisme terhadap potensi kesepakatan antara AS dan Iran. Hal ini turut tercermin dari penguatan ETF EIDO sebesar 1,61% dan MSCI Indonesia yang naik 2,26%.

Di sisi korporasi, PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) berencana melakukan ekspansi usaha dengan menambah tiga lini bisnis baru yang mencakup angkutan darat lainnya untuk penumpang, angkutan sewa, serta angkutan bus nontrayek. 

Berdasarkan studi kelayakan, rencana ini menunjukkan prospek yang solid dengan nilai bersih sekarang (NPV) sebesar Rp95,67 miliar, tingkat pengembalian internal (IRR) 26,50%, dan indeks profitabilitas (PI) 3,16%. 

Perseroan memperkirakan lini bisnis tersebut dapat menghasilkan pendapatan Rp7,53 miliar dengan laba bersih Rp1,87 miliar pada 2026. Dalam jangka lebih panjang, pendapatan diproyeksikan meningkat signifikan menjadi Rp174,22 miliar dengan laba bersih Rp71,63 miliar pada 2030.

Sementara itu, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mengumumkan rencana penambahan modal melalui skema rights issue dengan menerbitkan sebanyak 23,99 miliar saham baru pada harga pelaksanaan Rp50 per saham. 

Aksi korporasi ini ditawarkan dengan rasio 114:211, yang berarti setiap pemegang 114 saham lama berhak membeli 211 saham baru. Pemegang saham yang tidak berpartisipasi berpotensi mengalami penurunan kepemilikan hingga 64,92%. 

Pemegang saham utama, PT Multipolar Tbk (MLPL), menyatakan komitmennya untuk mengambil seluruh haknya senilai sekitar Rp601,61 miliar sekaligus bertindak sebagai pembeli siaga hingga Rp980 miliar, termasuk menyerap sisa saham yang tidak diambil investor lain.

Dana hasil aksi ini akan digunakan untuk belanja modal, terutama pengadaan aset berupa tanah dan bangunan di sejumlah kota strategis seperti Surabaya, Gresik, Bogor, dan Yogyakarta. Adapun periode perdagangan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 25 Juni.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

  • NICL - Buy 960-980 | TP 995-1060 | SL 910

  • INET - Buy 334-338 | TP 346-362 | SL 314

  • INCO - Buy 6375-6425 | TP 6575-6800 | SL 6000

  • ARCI - Buy 1595-1605 | TP 1630-1690 | SL 1505

  • TINS - Buy 3910-3950 | TP 4030-4190 | SL 3680

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |