Emas Laris Manis, PTFI Siap Penuhi Kebutuhan Domestik Hingga 26 Ton

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pesona emas di tahun 2025 sangat luar biasa dan mempertegas posisinya sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) pilihan yang tak lekang oleh waktu, terutama di tengah ketidakpastian.

Tim Riset CNBC Indonesia mencatat, harga emas mencetak rekor 50 kali sepanjang 2025. Harga emas pada 2025 ditutup di posisi US$ 4.310,19 per troy ons atau jatuh 0,83% pada Rabu (31/12/2025). Meski turun pada akhir 2025, harga emas tetap menutup 2025 di level US$ 4.300 per troy ons. Ini adalah level yang tidak terbayangkan sebelumnya di mana emas mengawali 2025 di level US$ 2.600 per troy ons.

Tidak heran jika emas saat ini terus diburu dan membuat harganya terus meroket hingga menembus rekor tertinggi. Melihat tingginya permintaan emas domestik, PT Freeport Indonesia (PTFI) pun optimis bisa memenuhi permintaan emas domestik hingga 26 ton di 2026.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya perusahaan setiap tahun bisa memproduksi emas hingga di atas 30 ton.

"Kalau bicara tingkat produksi emas 2025 lalu kiat 33 ton emas," kata SVP Government Relation PTFI, Harry Pancasakti, dalam Gold Outlook 2026 di Gedung Auditorium Bank Mega Jakarta, Jumat, (30/1/2026).

Ke depannya Harry mengatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan kerja sama dengan Antam untuk suplai kebutuhan sampai 30 ton. Dia berharap dengan begitu tingkat daya saing produksi dengan luar negeri bisa semakin kompetitif.

"Saya pikir kebutuhan domestik lain akan muncul apalagi bea keluar tadi yang disebut tadi itu bisa jadi insentif. Yang kami harapkan dengan adanya permintaan lebih tinggi dalam negeri bisa produksi competitiveness term and condition dengan luar negeri," ujarnya.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |