Dorong Eksplorasi Migas, Prabowo: Jangan 'Dikutip-kutip' di Depan!

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa Indonesia memiliki cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang besar. Dia menegaskan, potensi tersebut jangan sampai dipermainkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Prabowo menyebutkan dirinya menerima laporan dari pakar migas bahwa cadangan energi fosil Indonesia masih melimpah. Menurutnya, pekerjaan rumah terbesar saat ini yaitu "hanya" bagaimana cara mengelola dan mengejar ketertinggalan produksi untuk memanfaatkan cadangan tersebut.

"Saya diberi tahu juga oleh pakar, cadangan minyak kita besar, cadangan gas kita besar, tinggal kita mengelola dan mengejarnya," ungkap Prabowo dalam acara peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/01/2026).

Dia juga menegaskan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memperluas wilayah eksplorasi migas secara masif. Prabowo memperingatkan agar birokrasi jangan sampai mempersulit investor yang berniat melakukan pencarian cadangan baru, termasuk jangan ada 'kutipan' alias pungutan liar di awal masa eksplorasi.

"Saya minta ESDM segera perluas eksplorasi, segera mempermudah mereka yang mau eksplorasi, jangan dikutip-kutip di depan," tegasnya.

Dengan begitu, dia berharap pengelolaan sumber daya alam yang bersih dan efisien dapat membawa keberkahan bagi seluruh bangsa Indonesia.

"Jaga terus kepercayaan rakyat, teruskan prestasi ini, semoga kita semua diberi (petunjuk) Yang Maha Kuasa," pungkas Prabowo.

Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sempat mengungkapkan bahwa cadangan minyak dan kondensat Indonesia saat ini tercatat sebesar 4,4 miliar barel. Cadangan tersebut tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman sempat mengatakan total cadangan tersebut mencakup beberapa kategori cadangan minyak bumi dan kondensat. Adapun, cadangan terbesar disumbang oleh Pulau Kalimantan dengan total 573,82 MMSTB.

"Dan di sini cadangan sebesar 4,4 miliar barel. Cadangan minyak bumi dan kondensat terbesar di berbagai wilayah Indonesia, diantaranya Pulau Kalimantan memiliki total cadangan sebesar 573,82 MMSTB," kata Laode dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (13/11/2025).

Selain minyak, pihaknya juga mencatat cadangan gas bumi nasional mencapai 55.850 BSCF. Adapun, Kalimantan kembali menjadi wilayah dengan potensi gas terbesar mencapai 11.587 BSCF, diikuti Papua dengan 10.258 BSCF.

"Cadangan gas ini tersebar di berbagai wilayah dengan potensi signifikan di beberapa wilayah utama seperti Pulau Kalimantan sebesar 11.587 BSCF dan Pulau Papua sebesar 10.258 BSCF. Yang menunjukkan bahwa gas bumi masih menjadi salah satu tulang punggung utama dalam penyediaan energi nasional ke depan," kata Laode.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |