Jakarta -
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengumpulkan donasi senilai Rp 1,8 miliar untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi tersebut mulai disalurkan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Distribusi donasi tersebut dikawal langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kemenimipas Mashudi. Bantuan tiba di Ruteng pada Kamis (3/9/2026).
Pukul 08.00 Wita sampai 10.30 Wita, Mashudi yang tiba di Rutan Kelas IIB Ruteng mendistribusikan 20 ton beras, 2.000 selimut, 1.000 liter minyak goreng, 1.000 kg gula pasir, 1.000 rak telur, 1.000 dus mi instan, obat-obatan, dan multivitamin. Ada juga bantuan dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Imipas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon maaf Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan belum dapat hadir secara langsung, meskipun sejatinya beliau berkeinginan hadir. Mewakili Bapak Menteri, kami menegaskan kehadiran jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bentuk kehadiran negara bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya jajaran dan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Ruteng serta masyarakat sekitar," kata Mashudi di lokasi.
Dia juga menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang dialami masyarakat di daratan Flores. Dalam kesempatan ini, Mashudi memastikan perbaikan Rutan Kelas IIB Ruteng yang terdampak.
"Kami telah menurunkan tim untuk melakukan asistensi dan penilaian terhadap bangunan Rutan Kelas IIB Ruteng yang rusak akibat bencana. Hasil penilaian akan segera ditindaklanjuti, termasuk kebutuhan pembangunan kembali dan penyusunan RAB," ucap Mashudi.
Berdasarkan hasil peninjauan, lanjut Mashudi, bagian bangunan rutan yang mengalami kerusakan berat dan perlu dibangun kembali. "Kurang memungkinkan hanya ditata ulang," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Mashudi menyapa dan memotivasi para napi agar tetap semangat dalam menghadapi kondisi bencana. Dia juga mendengarkan harapan napi soal penghitungan dua pertiga masa pidana dan Karutan Ruteng memastikan proses pengusulan hak tetap dilaksanakan sesuai standar pelayanan meski infrastruktur saat ini rusak.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kemenimipas Mashudi Foto: Dok. Istimewa
Mashudi lalu makan cadong bersama napi hingga anggota Forkopimda Ruteng. Setelah itu dia bertolak ke Labuan Bajo untuk meninjau lahan Kemenimipas seluas sekitar 3,3 hektare.
(aud/fas)


















































